Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Jembrana Produksi Air Minum dari Air Laut
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Pemerintah Kabupaten Jembrana, saat ini sudah resmi memroduksi secara komersial air siap minum yang berbahan baku air laut. Produksinya yang dikemas dalam beberapa jenis seperti galon, botol dan gelas, sudah mencapai 5000 liter per harinya dan sudah menembus pasar di kawasan wisata Kuta, Nusa Dua, dan sekitarnya.
Menurut Manajer Unit Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Perusahaan daerah Jembrana, Ketut Satwika, air minum kemasan yang diberi nama ‘Megumi’ ini sangat direspon masyarakat karena harganya relatif lebih murah dibandingkan produksi air kemasan sejenis. Dari segi kualitas, air ini sudah berstandar internasional lewat tes uji dari Lembaga Sertifikasi Produk Perindustrian dan Perdagangan Jakarta pada 2003.
“Produksi air kemasan yang menggunakan air laut ini baru satu-satunya di Indonesia, dan tercatat yang ketiga di dunia setelah Jepang dan Korea,” ujar Satwika. Investasi total perusahaan yang dikelola perusahaan daerah Jembrana ini mencapai Rp 8,3 miliar termasuk nilai mesinnya Rp 5,6 miliar, dengan mempekerjakan 28 orang tenaga kerja. Dalam pengembangannya, kata Satwika, masih menghadapi kendala transportasi yang biayanya cukup tinggi.
Ke depan akan dikembangkan pipanisasi sampai ke rumah-rumah penduduk. Untuk saat ini sambungan pipa sudah sampai ke kantor bupatiJembrana, dan di ruang pelayanan umum sudah dipasang kran bertuliskan ‘air minum megumi’, yang sudah langsung siap minum.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1983 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun