Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Warga Italia Nyemplung ke Jurang
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Lantaran kurang berhati-hati membawa mobil di jalan kecil lintasan jalan Nenas, Kecicang, Amlapura, Garardi Uberto (50) warga Negara Italia yang mengendarai mobil Suzuki Karimun warna silver DK 1288 YF nyemplung ke tegalan (kebun, red) milik warga, Minggu (27/4). Akibat kecelakaan itu kondisi mobil yang dikendarainya terutama pada bagian mukanya ringsek.
Informasi yang dihimpun Beritabali.com, kecelakaan yang dialami Uberto berawal dari mobil yang di kendarainya terperosok ke jurang sedalam lebih dari 2 meter dan mobilnya juga menabrak pagar pembatas rumah penduduk. Menurut keterangan saksi, mobil tersebut datang dari arah Amlapura menuju Bebandem dengan kecepatan tinggi, Uberto saat itu bersama guidenya IB Subagia (30), asal Gria Timbul, Desa Bungaya. Sampai di TKP tepatnya di depan kantor Prebekel Desa Bungaya Kangin, di tikungan jalan, kendaraan lepas kontrol dan langsung nyemplung.
Kendati sudah terperosok, mobil masih bergerak sampai akhirnya menabrak pagar pembatas rumah warga yang terbuat dari tembok batu kali. Tidak ada korban dalam kecelakaan ini. Namun pengendaranya, Uberto mengalami pendarahan di hidung dan gangguan di leher. Sedangkan guidenya, IB Subagia, mengalami luka lecet di lutut dan kedua kakinya. Kasat Lantas Polres Karangasem, AKP Parwita Umbara, seijin Kapolres, mengatakan, kecelakaan terjadi karena kekurang hati-hatian pengendara mobil melaju dijalur sempit yang mengakibatkan ia lepas kendali.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan