Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Warga Miskin Keluhkan Pengurangan Jatah Migor
BERITABALI.COM, BULELENG.
Jatah minyak goreng yang direncanakan dua liter untuk setiap rumah tangga miskin, dalam pendistribusiannya di Kabupaten Buleleng dikurangi menjadi satu liter per kepala. Pendistribusian minyak goreng tahap pertama di kabupaten Buleleng Selasa (20/4) telah berakhir. Namun sejumlah warga mengeluh atas pengurangan jatah yang mereka terima.
Salah seorang warga yang enggan disebut jati dirinya menjelaskan, rumah tangga miskin konon akan menerima jatah dua liter minyak goreng. Kenyataannya, warga yang dikatakan miskin hanya menerima satu liter minyak goreng. Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Buleleng, Nyoman Suamba mengatakan, pengurangan jatah tersebut merupakan kebijakan yang telah disosialisasikan sebelumnya.
Pada awalnya Buleleng mendapatkan 32 ribu liter lebih jatah rumah tangga miskin. Namun kenyataannya di Buleleng rumah tangga miskin mencapai 47 ribu lebih. “Untuk pemerataan akhirnya jatah dua liter dikurangi menjadi satu liter, “ paparnya. Penyaluran Minyak Goreng bersubsisi oleh Pemerintah dilakukan menyusul meningkatnya harga minyak goreng di pasaran. Pemerintah memberikan subsidi masing-masing dua ribu lima ratus rupiah per liter kepada rumah tangga miskin. Sedangkan harga minyak goreng di pasaran mencapai sepuluh ribu rupiah per liter.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5943 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2629 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2282 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2222 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan