Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Seperangkat Gong Disikat Maling
BERITABALI.COM, BULELENG.
Balai Kelompok Suka Duka Mekar Jaya Desa Sumberklampok Kecamatan Gerokgak, Sabtu (3/5) disatroni maling dengan membobol gembok pintu.
Akibatnya seperangkat gemelan digasak maling yang belum diketahui identitasnya.
“Seperangkat gamelan gong yang berhasil dibawa kabur seperti 14 buah terompong, 6 pasang cengceng dan sebuah tunggul, sementara dari olah tkp belum kita temukan adanya bukti-bukti petunjuk, kita tetap selidiki kasus pencurian ini,” ungkap Kapolsektif Gerokgak, AKP. IGN Purnawa.
Alat gamelan yang disikat pelaku, terbuat dari tembaga dan kuningan, sehingga diduga, terompong dan cengceng dijual kiloan.
”Ini baru perkiraan kita, kemungkinan benda-benda yang dicuri dijual sebagai barang rongsokan,” ujar Purnawa.
Aksi pencurian menyasar Gemelan di wilayah Kecamatan Gerokgak merupakan untuk yang kedua kalinya, kasus serupa juga pernah terjadi tahun lalu, namun dua kasus pencurian tersebut belum terungkap.
Dalam melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap pencurian gamelan milik Kelompok Suka Duka Mekar Jaya Desa Sumberklampok, Polsektif Gerokgak membentuk Tim Khusus yang terdiri dari gabungan Unit Fungsional di Mapolsektif Gerokgak.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2396 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1931 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1792 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun