Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Gelombang Pantai Lebih Naik 4 Meter
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Air laut di Pantai Lebih, Gianyar naik setinggi 4 Meter. Peristiwa ini terjadi Selasa (6/5) sekitar pukul 9.00 Wita. Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh I Made Bebas, Ketua Balawista Gianyar, tanda –tanda air laut naik sudah terjadi sejak Senin kemarin, namun puncaknya baru tadi pagi. “Ombak sangat keras dan menerjang, dan air sampai ke jalan. Tak ada yang bisa diperbuat ketika air sudah meluap. Ya, gimana lagi kami hanya bisa mengawasi saja, karena air laut tak bisa dibendung, “ ungkapnya.
Lebih jauh, sambung Bebas, naiknya air laut di pantai kerap kali terjadi sesudah hari raya Tilem dan Purnama. Akibat naiknya air laut sekitar 15 Lesehan yang berada di Pantai Lebih sepi pembeli. Hal ini disebabkan air laut menggenangi lesehan mereka. “Kami sejak pagi enggak dapet jualan, gimana pengunjung bisa datang kalau airnya menggenangi lesehan, “ kata ibu Ayu, salah satu pedagang di pantai Lebih.
Terus apa lesehannya ditutup? Ditanya seperti ini, Ibu Ayu mengatakan tidak, karena dirinya yakin kejadian ini hanya berlangsung sampai jam 12.00 Wita. “Kami hanya menaikkan kursi serta tisu-tisu biar tak basah, kalau tutup enggak, “ katanya. Lebih jauh, sambung Ayu dirinya juga mengaku tak ketakutan dengan situasi ini, sebab peristiwa ini kerap terjadi. “Biasa saja, perasaan kami, tak ada yang diresahkan, karena sudah biasa terjadi, “ ujarnya.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3877 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2257 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2010 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1926 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1786 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun