Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Penjudi Biliar Digaruk Poltabes
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Bola sodok alias biliar cenderung dipakai sebagai permainan olahraga. Tapi tidak bagi Baitul Arief (24) cs, mereka tertangkap basah bermain biliar dengan bertaruh uang di lokasi Biliar Raja di Jalan Subur No 8 Denpasar. Lokasi Biliar Raja sudah lama diincar satuan reskrim judi susila Poltabes Denpasar. Pasalnya, di lokasi tersebut, ajang biliar kerap dijadikan arena judi oleh para pemain.
Buntutnya, satuan reskrim mendatangi lokasi perjudian dan ikut berbaur ke para pemain. Dari pengintaian, anggota reskrim melihat tersangka Baitul Arief cs, bermain biliar dengan bertaruh uang. Spontan saja, petugas membekuk. "Mereka bermain judi biliar dengan bertaruh uang. Karena sudah menemukan bukti, mereka langsung ditangkap," jelas sumber petugas Poltabes Denpasar.
Sebagai bukti, polisi menyita 3 stik, 16 bola, 19 coin, 1 kapur, dan uang tunai puluhan ribu rupiah. Selain menangkap kelompok penjudi biliar, satuan reskrim judi susila turut menangkap judi bola adil di Jalan Gunung Agung, Gang Bumi Ayu, Denpasar. Bandar judi bola adil, Suhendra (26) digaruk dengan peralatan judi bola adil. Tersangka Suhendra beralamat tetap di perumahan Monang Maning, Gang VI Denpasar, Suhendra diciduk pada saat menggelar judi bola adil. Akibatnya, tersangka digelandang ke mako Poltabes Denpasar dengan peralatan judi. Berupa 3 bola, 1 papan bola dan uang ratusan ribu rupiah.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2447 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1937 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1794 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun