Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Gagal Dapat Avanza, Jutaan Rupiah Melayang
BERITABALI.COM, BULELENG.
Seorang warga Pupuan menjadi korban penipuan undian deterjen berhadian. Gara-gara tergiur mendapatkan hadiah utama berupa sebuah mobil Avanza dari produk detergent, uang jutaan rupiah akhirnya melayang.
Ini setelah korban I Nyoman Winata (36) warga Dusun Teja Bukit, Desa Bantiran Pupuan Tabanan mentransfer uang di BNI Seririt. Namun, Sabtu (17/5), saat korban mengecek di PT. Unilever Indonesia Tbk Singaraja, undian hadiah mobil tersebut palsu, sehingga kasus tersebut dilaporkan ke Mapolres Buleleng.
“Dari undian yang ditemukan dalam kemasan oleh istri korban, terdapat kupon yang mengatakan korban mendapatkan hadian mobil avanza dan disuruh menghubungi ke nomor telpon 085284090888,” ungkap Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol. I Made Sudirsa.
Setelah mengontak nomor telpon dan diterima orang yang mengaku petugas dari PT. Unilever Indonesia Tbk Jakarta bernama Ali Syamsudin. Korban diminta untuk mentransfer uang sebesar Rp. 7.500.000.
“Ssaat itu korban langsung ke ATM BNI Seririt dan mentransfer uang tersebut kepada Ali Syamsudin ke BNI Rangkas Bitung,” papar Sudirsa.
Dalam keterangannya di Mapolres Buleleng, korban I Nyoman Winata sangat yakin dengan undian yang didapatkan dalam kemasan detergent Rinso tersebut, sebab ada sejumlah nama pejabat yang mengesahkan undian itu.
“Ada empat pejabat penting yang menandatangani kupon undian itu, seperti Direktur Drs. Utama Sugianto Karim,SE, Polda Metro Jaya Irjen.Pol Adang Firman, Departemen Keuangan RI, Direktorat Jenderal Pajak, Drs. Sudarmin,MM dan Notaris, Muh. Bachtiar, SH,MH, jadinya saya percaya dan mengirim uang itu,” ujar Winata di hadapan penyidik.
Selain produck PT. Unilever Indonesia Tbk, berbagai keperluan rumah tangga serupa dari PT. KAO Jakarta juga di dalamnya berisi kupon undian berhadiah mobil.
” Saya juga dapat seperti ini, mendapat hadian mobil dari detergent attack, syukur saya tanyakan, hingga tidak tertipu,” ungkap seorang anggota polisi di Mapolres Buleleng sambil memperlihatkan kupon undian yang juga ditanda tangani empat pejabat berwenang.
Dalam kupon itu juga disebutkan secara meyakinkan kepada penemu kupon hati-hati terhadap penipuan, bahkan disebutkan dalam undian tersebut pemenang hanya dikenakan biaya balik nama (BBN) STNK dan BPKB, sehingga dari harga mobil sebesar 182 juta rupiah, pemenang hanya dikenakan biaya tersebut sebesar lima hingga delapan juta rupiah.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5902 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan