Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Gagal Dapat Avanza, Jutaan Rupiah Melayang
BERITABALI.COM, BULELENG.
Seorang warga Pupuan menjadi korban penipuan undian deterjen berhadian. Gara-gara tergiur mendapatkan hadiah utama berupa sebuah mobil Avanza dari produk detergent, uang jutaan rupiah akhirnya melayang.
Ini setelah korban I Nyoman Winata (36) warga Dusun Teja Bukit, Desa Bantiran Pupuan Tabanan mentransfer uang di BNI Seririt. Namun, Sabtu (17/5), saat korban mengecek di PT. Unilever Indonesia Tbk Singaraja, undian hadiah mobil tersebut palsu, sehingga kasus tersebut dilaporkan ke Mapolres Buleleng.
“Dari undian yang ditemukan dalam kemasan oleh istri korban, terdapat kupon yang mengatakan korban mendapatkan hadian mobil avanza dan disuruh menghubungi ke nomor telpon 085284090888,” ungkap Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol. I Made Sudirsa.
Setelah mengontak nomor telpon dan diterima orang yang mengaku petugas dari PT. Unilever Indonesia Tbk Jakarta bernama Ali Syamsudin. Korban diminta untuk mentransfer uang sebesar Rp. 7.500.000.
“Ssaat itu korban langsung ke ATM BNI Seririt dan mentransfer uang tersebut kepada Ali Syamsudin ke BNI Rangkas Bitung,” papar Sudirsa.
Dalam keterangannya di Mapolres Buleleng, korban I Nyoman Winata sangat yakin dengan undian yang didapatkan dalam kemasan detergent Rinso tersebut, sebab ada sejumlah nama pejabat yang mengesahkan undian itu.
“Ada empat pejabat penting yang menandatangani kupon undian itu, seperti Direktur Drs. Utama Sugianto Karim,SE, Polda Metro Jaya Irjen.Pol Adang Firman, Departemen Keuangan RI, Direktorat Jenderal Pajak, Drs. Sudarmin,MM dan Notaris, Muh. Bachtiar, SH,MH, jadinya saya percaya dan mengirim uang itu,” ujar Winata di hadapan penyidik.
Selain produck PT. Unilever Indonesia Tbk, berbagai keperluan rumah tangga serupa dari PT. KAO Jakarta juga di dalamnya berisi kupon undian berhadiah mobil.
” Saya juga dapat seperti ini, mendapat hadian mobil dari detergent attack, syukur saya tanyakan, hingga tidak tertipu,” ungkap seorang anggota polisi di Mapolres Buleleng sambil memperlihatkan kupon undian yang juga ditanda tangani empat pejabat berwenang.
Dalam kupon itu juga disebutkan secara meyakinkan kepada penemu kupon hati-hati terhadap penipuan, bahkan disebutkan dalam undian tersebut pemenang hanya dikenakan biaya balik nama (BBN) STNK dan BPKB, sehingga dari harga mobil sebesar 182 juta rupiah, pemenang hanya dikenakan biaya tersebut sebesar lima hingga delapan juta rupiah.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2523 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2016 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1945 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1796 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun