Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Setelah Menjabat, Sibuk Kejar Balik Modal
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Ongkos politik untuk maju sebagai kepala daerah sangat tinggi. Hal ini terungkap saat berlangsungnya sosialisasi “Calon Independen dalam Pilkada” yang berlangsung di Tower Hotel Klungkung, Minggu (18/5). Dr I Made Suwandi, Msoc.Sc, Direktur Urusan Pemerintahan Daerah, Depdagri mengatakan ongkos politik untuk maju sebagai kepala daerah baik bupati maupun gubernur sangat tinggi.
Lebih lanjut lelaki tambun yang juga dosen di IIP (STPDN) mengatakan, “Kalau cost awal cukup tinggi maka yang terjadi adalah bagaimana uang itu bisa kembali,” ungkapnya. Dengan demikian para calon bupati atau calon gubernur tidak bisa bekerja dengan maksimal menyejahterakan rakyat, karena konsentrasi pada pengembalian modal sewaktu proses pilkada. “Saat menjabat sibuk mikirin pengembalian modal, rakyat tidak akan sejahtera,” ujarnya. Ketika ditanya calon gubernur mana yang paling layak, ia mengaku tidak bisa mengomentari mengingat dirinya duduk di Depdagri. “Maaf, saya tidak bisa mengomentari,” ujarnya.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3392 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1310 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 921 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 843 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 683 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun