Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Istri Dihina, Mengaku Pernah Disetubuhi
BERITABALI.COM, BULELENG.
Merasa malu atas penghinaan yang dilakukan dua teman sekerjanya, Nyoman Rangkep (34) warga Desa Padangbulia Kecamatan Sukasada, Minggu (18/5) diperiksa polisi, setelah melaporkan dua teman sekerjanya, Gede Suar (33) dan Kodik alias Gentong (32) sebab pelaku Gede Suar mengaku dihadapan orang banyak di Gudang Cengkeh di Jalan Nusa Indah Singaraja telah menyetubuhi istri Rangkep. “Laporannya kita terima dan sekarang masih dalam proses pemeriksaan, dimana pelaku pertama mengatakan, bahwa dulu pernah istri korban disetubuhinya, sehingga korban ditertawai oleh teman-teman sekerja lainnya di gudang cengkeh,” ungkap Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol.
I Made Sudirsa. Dalam keterangannya di hadapan penyidik, korban Nyoman Rangkep yang bekerja sebagai buruh di Gudang Cengkeh di Jalan Nusa Indah Singaraja mengungkapkan, saat beristirahat, tiba-tiba pelaku di hadapan banyak orang bercerita telah ‘mengencani’ istri korban, akibatnya korban Rangkep merasa malu sehingga dilaporkan ke polisi,” ini kan penghinaan, kenapa tidak ngomong secara langsung kepada saya,” ujarnya Rangkep. Sementara dalam penanganan kasus penghinaan tersebut, Sat Reskrim Polres Buleleng berencana akan melakukan pemanggilan terhadap kedua pelaku, Gede Suar, warga Desa Panji Kecamatan Sukasada dan Kodik alias Gentong, warga Kelurahan Penarukan Kecamatan Buleleng.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan