Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Satu Tewas, Satu Luka Bakar
BERITABALI.COM, BULELENG.
Peristiwa kebakaran menimpa Pasar di Desa Tukad Sumaga, Kecamatan Gerokgak, Senin (19/5) yang mengakibatkan I Nyoman Gede alias Sementeg, warga setempat tewas terpanggang api dan Arman (20), warga Desa Pengastulan Kecamatan Seririt mengalami luka bakar, setelah berupaya menolong korban di lokasi peristiwa. “Satu orang tewas dan satu luka bakar masih dirawat di rumah Sakit Parama Sidhi Singaraja, kebakaran ini berawal dari sebuah kios yang bersebelahan dengan pasar, kedua korban saat peristiwa itu ada di kios tersebut,” ungkap Kapolsektif Gerokgak, AKP. IGN Purnawa.
Berdasarkan informasi di lokasi peristiwa menyebutkan, saat musibah itu terjadi korban berada didalam kios, saat itu saksi Kadek Wijasa (37) melihat bensin tumpah ke lantai dan mengalir ke arah colokan listrik, lantas api menyambar tumpahan bensin dan deretan bensin yang dijual korban hingga mengakibatkan api membesar. “Korban saat itu berada di dalam kios, sehingga berupaya diselamatkan oleh Arman, namun api sangat besar hingga mengakibatkan Arman tersambar dan mengalami luka bakar, sedangkan satu korban tidak bisa diselamatkan dan meninggal dunia,” ujar Wijasa, warga setempat. Dari musibah kebakaran yang menimpa kios tersebut mengakibatkan kerugian sebesar 200 juta rupiah, sebab api merembet ke arah pasar yang bersebelahan dengan kios yang berada tepat di depan Pura Desa Tukad Sumaga.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan