Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Doster: Saatnya Generasi Muda Memimpin
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Para pemuda yang kini tengah menuntut ilmu di bangku sekolah maupun perguruan tinggi diminta untuk aktif mengisi kemerdekaan Bangsa Indonesia, serta mulai aktif dalam organisasi-organisasi kepemudaan untuk mengembangkan jiwa kepemimpinan. Hal tersebut terungkap disela-sela apel Peringatan 100 tahun kebangkitan nasional di Stadion Pecangakan Negara. Salah seorang tokoh pejuang kemerdekaan, Ida Bagus Doster mengatakan, momen kebangkitan nasional ini hendaknya dijadikan tonggak oleh para pemuda untuk memimpin bangsa.
"Sekarang sudah waktunya bagi generasi muda untuk memegang tongkat kepemimpinan di bangsa ini. Jangan hanya kaum tua saja yang memimpin bangsa," ungkap Doster yang juga mantan Bupati Jembrana itu. Ketua Pemuda Panca Marga Kabupaten Jembrana, I Made Sudantra mengatakan, saat ini generasi muda yang tergabung dalam organisasinya mulai aktif dalam kegiatan-kegiatan bakti sosial, terutama yang bersifat pengentasan kemiskinan. "Kami ingin memulai dengan turut aktif dalam pengentasan kemiskinan. Dengan demikian, kami harapkan generasi muda bisa menuntaskan masalah kemiskinan yang ada di negeri ini," ungkapnya.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2434 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1934 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1793 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun