Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Bona Alit Pentaskan Tarian Hancurnya Dunia
Gianyar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Sanggar Bona Alit akan mementaskan tarian kolosal bersama tokoh spiritual dunia, Anand Khrisna. Pementasan ini sendiri bakal dilaksanakan pada tanggal 22 Juni mendatang bertepatan dengan PKB (Pesta Kesenian Bali). Apa yang mendasari sanggar yang sudah berdiri 20 tahun ini menggandeng tokoh spiritual kondang Anand Khrisna?
Ketika dimintai keterangannya pemilik sanggar Bona Alit, I Gusti Ngurah Alit Putra yang akrab dikenal dengan nama Alit Bona ini menjelaskan kalau Anand Khrisna merupakan figur yang kritis terhadap dunia kehidupan, disamping memang tulisannya sangat menyentuh kehidupan manusia. Untuk itu, sangat pas kalau dikolaborasikan dengan karya ciptaannya yakni Plasma O (Kosong).
“Dunia sedang krisis demensi, sangat penting untuk disikapi, dan kami menyikapinya dengan karya seni,“ jelasnya.
Lebih jauh, maksud dari Plasma O (kosong) ini sendiri, sambung Alit Bona adalah suatu karya seni yang menceritakan bagaimana hancurnya dunia ini, dimana-mana muncul kebencian, saling membunuh, perang
dan saling maki.
Dan dengan ganasnya dunia ini, kekuatan alam serta isinya sedang marah besar, sehingga berimbas fatal dengan mengembalikan kehidupan manusia pada titik kembali ke titik O (Kosong).
“Dunia sekarang sedang parah, ditengah keparahan ini, dunia akan murka, dan kita bakal dikembalikan kepada titik O, dan dalam tarian yang kami tampilkan ini tak ada kalah dan menang,“ ujarnya sambil melatih para penari menjelang pentas bulan depan. (Art)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3312 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan