Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Rencananya, Tersangka Toni Membunuh Rofi Juga
Denpasar
Kamis, 29 Mei 2008,
17:39 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sangat mengherankan. Sikap tersangka Toni Sucipto alias Toni, tenang. Tak tampak seperti orang bersalah. Justru, dia berterus terang, selain membunuh Sekar Mayang Ramadani, rencananya akan membunuh Rofi, anak bungsunya yang berusia 3 tahun.
Kenapa batal ? -uSaya kasihan melihat anak bungsu saya. Biarlah yang paling besar (korban) saya bunuh, karena dia sudah mengetahui kondisi saya,- tuturnya bercerita ke wartawan media cetak dan elektronik, Kamis (29/5).
Dijelaskannya, dia berencana membunuh dua anaknya sekaligus. Pagi itu, (6 November 2007), seusai makan pagi bersama pembantunya, Nanik, tersangka mengajak dua anaknya mandi, di kamar lantai 2.
Di kamar mandi, dia langsung mencekik leher korban dan menenggelamkan ke bak mandi hingga tewas. Namun pada saat mau melenyapkan nyawa Rofi, tiba-"tiba tersangka kasihan.
Akhirnya, nyawa Rofi terselamatkan, berkat rasa kasihan sang ayah. Tersangka yang ditangkap di Jember, 24 Mei 2008, turun ke lantai ke bawah menemui pembantunya. Kepada pembantu, tersangka menceritakan, bahwa korban terjatuh akibat terpeleset dari kamar mandi. Setelahkorban dilarikan ke RSUP Sanglah, ditemukan bekas bekas penganiayaan di leher korban serta kemaluan dan dubur.
Polisi hingga kini belum menemukan, kapan rencana pembunuhan ini terpikirkan oleh tersangka. Karena tersangka masih bungkam dan beralibi, bahwa pembunuhan itu tidak direncanakan.
Seperti dikatakannya, bahwa pembunuhan tersebut karena terbelit utang. Dia tidak ingin anaknya menderita, dari deraan kemiskinan rumah tangganya.
-uSaya tidak mampu memberi nafkah dan saya tak mau anak saya menderita di bumi ini. Makanya saya ambil jalan pintas membunuh. Tapi saya tidak menyodomi,- ucapnya sekali lagi.
Dikatakannya, selama ini dia tidak pernah bercerita apa-apa kepada istrinya. Baik itu masalah pekerjaan dan rumah tangga. Pembunuhan yang dilakukannya terhadap Sekar Mayang Ramadani, juga tidak diceritakan ke istrinya Ida Rustina.
Disinggung soal pesunggihan, tersangka membantahnya. Dia tidak berniat membunuh anaknya demi pesugihan. Dia juga membantah merencanakan ritual pesugihan di Vila Diana Bali di Jalan Kresna Ulur Seminyak Kuta.
-uKalau saya lakukan pesugihan, saya sudah kaya dari dulu,- ejanya ringan.
Menyangkut kejiwaan tersangka, menurut Kasatreskrim Kompol Redita Dewayana SiK agak terganggu. Kenapa bisa ? Kompol Rendra menjelaskan, apabila setiap kali menjalani pemeriksaan, tersangka terkadang bersikap aneh.
-uSaat diperiksa dia nyerocos, tapi tiba-tiba diam. Kayak orang linglung, seperti orang stress,- ungkapnya. (Spy)
Kenapa batal ? -uSaya kasihan melihat anak bungsu saya. Biarlah yang paling besar (korban) saya bunuh, karena dia sudah mengetahui kondisi saya,- tuturnya bercerita ke wartawan media cetak dan elektronik, Kamis (29/5).
Dijelaskannya, dia berencana membunuh dua anaknya sekaligus. Pagi itu, (6 November 2007), seusai makan pagi bersama pembantunya, Nanik, tersangka mengajak dua anaknya mandi, di kamar lantai 2.
Di kamar mandi, dia langsung mencekik leher korban dan menenggelamkan ke bak mandi hingga tewas. Namun pada saat mau melenyapkan nyawa Rofi, tiba-"tiba tersangka kasihan.
Akhirnya, nyawa Rofi terselamatkan, berkat rasa kasihan sang ayah. Tersangka yang ditangkap di Jember, 24 Mei 2008, turun ke lantai ke bawah menemui pembantunya. Kepada pembantu, tersangka menceritakan, bahwa korban terjatuh akibat terpeleset dari kamar mandi. Setelahkorban dilarikan ke RSUP Sanglah, ditemukan bekas bekas penganiayaan di leher korban serta kemaluan dan dubur.
Polisi hingga kini belum menemukan, kapan rencana pembunuhan ini terpikirkan oleh tersangka. Karena tersangka masih bungkam dan beralibi, bahwa pembunuhan itu tidak direncanakan.
Seperti dikatakannya, bahwa pembunuhan tersebut karena terbelit utang. Dia tidak ingin anaknya menderita, dari deraan kemiskinan rumah tangganya.
-uSaya tidak mampu memberi nafkah dan saya tak mau anak saya menderita di bumi ini. Makanya saya ambil jalan pintas membunuh. Tapi saya tidak menyodomi,- ucapnya sekali lagi.
Dikatakannya, selama ini dia tidak pernah bercerita apa-apa kepada istrinya. Baik itu masalah pekerjaan dan rumah tangga. Pembunuhan yang dilakukannya terhadap Sekar Mayang Ramadani, juga tidak diceritakan ke istrinya Ida Rustina.
Disinggung soal pesunggihan, tersangka membantahnya. Dia tidak berniat membunuh anaknya demi pesugihan. Dia juga membantah merencanakan ritual pesugihan di Vila Diana Bali di Jalan Kresna Ulur Seminyak Kuta.
-uKalau saya lakukan pesugihan, saya sudah kaya dari dulu,- ejanya ringan.
Menyangkut kejiwaan tersangka, menurut Kasatreskrim Kompol Redita Dewayana SiK agak terganggu. Kenapa bisa ? Kompol Rendra menjelaskan, apabila setiap kali menjalani pemeriksaan, tersangka terkadang bersikap aneh.
-uSaat diperiksa dia nyerocos, tapi tiba-tiba diam. Kayak orang linglung, seperti orang stress,- ungkapnya. (Spy)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026