Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Garuda Kembali Layani Denpasar-Nagoya
Tuban
Senin, 2 Juni 2008,
18:19 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Maskapai garuda Indonesia mulai Senin (2/6) membuka kembali rute penerbangan langsung Denpasar-Nagoya, Jepang, dengan frekuensi 3 kali seminggu, yakni pada Senin, Kamis dan Sabtu. Rute ini sudah pernah dibuka, namun sempat ditutup sejak pertengahan Januari 2007.
Direktur Niaga Garuda Indonesia, Agus Priyanto di sela-sela penyambutan 272 penumpang Garuda di Bandara Ngurah Rai Senin (2/6) sore tadi, mengatakan rute ini mengoperasikan pesawat jenis A-330-300 berkapasitas 393 kursi, 41 di antaranya kelas bisnis dan 252 kelas ekonomi.
Pertimbangan Garuda membuka kembali rute ini, menurut Agus, karena pertumbuhan pasar antar kedua kota tujuan ini semakin meningkat. Selama ini, Garuda terbang ke Jepang sebanyak 12 kali seminggu, dengan tujuan Tokyo sebanyak 7 kali, dan Osaka lima kali, dengan menggunakan pesawat B-747-400 dan A-330-300. Dengan adanya tambahan ke Nagoya ini, berarti total penerbangan ke Jepang sebanyak 15 kali seminggu dengan kapasitas 5.340 kursi.
Agus menyebutkan, dalam empat bulan (Januari-April) 2008, jumlah penumpang dari Jepang yang diangkut Garuda ke Indonesia (pp) mencapai 115.121 orang, sedangkan selama 2007 sebanyak 334.592 orang, dan pada 2006 mencapai 321.399 orang.
Jenis komoditi Indonesia yang mendominasi angkutan kargo Garuda ke Jepang adalah ikan segar, buah segar, garmen, dan barang-barang kerajinan.Pasar utama Garuda di Jepang adalah perjalanan bisnis dan wisatawan.
Pada 2008 posisi sampai April jumlah komoditi yang terangkut mencapai 1.091 ton, dan pada 2007 serta 2006 masing-masing mencapai 3.386 ton dan 4.801 ton. Sementara komoditi Jepang yang terangkut ke Indonesia meliputi suku cadang barang elektronik, perangkat mesin, bahan kimia, bahan makanan dan lainnya.(sss)
Direktur Niaga Garuda Indonesia, Agus Priyanto di sela-sela penyambutan 272 penumpang Garuda di Bandara Ngurah Rai Senin (2/6) sore tadi, mengatakan rute ini mengoperasikan pesawat jenis A-330-300 berkapasitas 393 kursi, 41 di antaranya kelas bisnis dan 252 kelas ekonomi.
Pertimbangan Garuda membuka kembali rute ini, menurut Agus, karena pertumbuhan pasar antar kedua kota tujuan ini semakin meningkat. Selama ini, Garuda terbang ke Jepang sebanyak 12 kali seminggu, dengan tujuan Tokyo sebanyak 7 kali, dan Osaka lima kali, dengan menggunakan pesawat B-747-400 dan A-330-300. Dengan adanya tambahan ke Nagoya ini, berarti total penerbangan ke Jepang sebanyak 15 kali seminggu dengan kapasitas 5.340 kursi.
Agus menyebutkan, dalam empat bulan (Januari-April) 2008, jumlah penumpang dari Jepang yang diangkut Garuda ke Indonesia (pp) mencapai 115.121 orang, sedangkan selama 2007 sebanyak 334.592 orang, dan pada 2006 mencapai 321.399 orang.
Jenis komoditi Indonesia yang mendominasi angkutan kargo Garuda ke Jepang adalah ikan segar, buah segar, garmen, dan barang-barang kerajinan.Pasar utama Garuda di Jepang adalah perjalanan bisnis dan wisatawan.
Pada 2008 posisi sampai April jumlah komoditi yang terangkut mencapai 1.091 ton, dan pada 2007 serta 2006 masing-masing mencapai 3.386 ton dan 4.801 ton. Sementara komoditi Jepang yang terangkut ke Indonesia meliputi suku cadang barang elektronik, perangkat mesin, bahan kimia, bahan makanan dan lainnya.(sss)
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2930 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2050 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2010 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1808 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026