Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Tiga 'Pretima' di Desa Patemon Disikat Maling
Patemon
BERITABALI.COM, BULELENG.
Tiga buah pretima atau benda-benda sakral pura yang terbuat dari uang kepeng dengan perhiasan emas di dua merajan (tempat sembahyang keluarga, red) milik Made Parya (52) dan Putu Kasih (40) warga Dusun Belong, Desa Patemon Kecamatan Seririt disikat maling dengan merusak gembok di dua Gedong Penyimpenan.
“Memang ada dua kasus pencurian yang pelakunya masih dalam pengejaran, pelaku ini bereaksi di dua merajan dan mengambil dua buah pretima secara terpisah dengan merusak gembok,” ungkap Kapolsektif Seririt, AKP. I Ketut Naya.
Pelaku yang identitasnya telah dikantongi polisi itu, awalnya beraksi di Merejan Dadia Arya Tegeh Kori, Dusun Belong Desa Patemon dengan menyikat dua buah pretima bersama sebuah perhiasan yang terbuat dari emas, sedangkan di lokasi kedua, pelaku juga menyikat sebuah pretima di merajan keluarga milik Made Parya dengan mengambil sebuah pretima.
”Modus yang dilakukan sama, sehingga kita simpulkan dalam aksi pencurian ini dilakukan satu pelaku,” ujar Naya.
Untuk mengungkap aksi pencurian dan membekuk pelakunya, Unit Reskrim Polsektif Seririt masih melakukan pengejaran terhadap satu orang warga Desa Patemon yang diduga kuat sebagai pelaku pencurian pretima tersebut. (sas)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5908 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan