Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Pengikut Ahmadiyah Buleleng Sudah Vakum
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Aparat kepolisian terus melakukan pemantauan terhadap kaum Ahmadyah di Bali. Pemantauan yang dilakukan aparat kepolisian, sebatas mengikuti kegiatan sehari-hari, semenjak terbitnya SKB (Surat Keputusan Bersama) tiga Menteri. Bagi pengikut Ahmadyah di wilayah Polres Buleleng, sudah tidak mengikuti kegiatan lagi.
Itu dikatakan Kapolda Bali Irjen Pol T. Asikin Husein kepada wartawan, Jumat (13/06), kepada sejumlah awak media cetak dan elektronik.
Jenderal bintang dua ini menjelaskan, upaya memantau gerakan kaum Ahmadiyah, sudah dilakukan aparat kepolisian. Dengan mengerahkan fungsi intelijen dari Polres Buleleng dan Intelkam Polda Bali.
“Jajaran Polres Buleleng sudah melakukan pemantauan dan pengikut Ahmadiyah sudah tidak melakukan kegiatan lagi,” tegas mantan Gubernur Akpol (Akademi Kepolisian) ini.
Sudah tidak aktifnya kegiatan Ahmadyah di Buleleng, jelas Kapolda, bukan berarti menyurutkan aparat kepolisian melakukan pemantauan di sejumlah tempat. Lokasi-lokasi pemukiman pengikut Ahmadiyah yang menjamur di wilayah Polda termasuk di Denpasar, terus terpantau.
“Yang jumlah pengikutnya sedikit, juga kita pantau,” ucap Jenderal doyan rokok kretek ini. (Spy)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 794 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 734 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 385 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 337 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 329 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun