Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Orok Bayi di Plafon Hotel Oasis Kuta
Kuta
BERITABALI.COM, BADUNG.
Hotel Oasis di Jalan Bakung Sari Kuta, hari ini (30/6) geger. Sesosok orok berjenis kelamin laki-laki, ditemukan di atas plafon kamar Hotel dalam keadaan membusuk.
Orok yang masih lengkap ari-arinya itu, disembunyikan di dalam tas kresek atau plastik.
Saksi mata di lokasi kejadian menyebutkan, penemuan orok terjadi sekitar pukul 12.30 Wita, tanpa disengaja. Seorang petugas Roomboy Hotel Oasis, mencium bau busuk saat membersihkan kamar Hotel.
“Mulanya saksi tidak mengubris. Tapi lama kelamaan bau busuk semakin menyengat,” jelas sumber petugas Polsek kuta di lokasi kejadian.
Saksi kemudian mencoba naik ke atas plafon yang terbuat dari beton, untuk mencari sumber bau yang menyengat itu. Saksi kaget melihat tas kresek tergeletak dan menimbulkan bau menyengat. Setelah dibuka, ternyata di dalam tas kresek berisi orok yang sudah membusuk.
Orok tersebut masih lengkap dengan ari-arinya. Diperkirakan, orok tersebut sudah berada di atas plafon sejak tiga hari lalu.
Kejadian itu langsung dilaporkan saksi ke satpam dan sejurus kemudian dilaporkan ke Polsek Kuta.
Jajaran Polsek kuta yang menerima informasi penemuan orok, siang kemarin, langsung melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara). Namun sejauh ini polisi belum berhasil mengungkap pelakunya.
“Kita masih memeriksa saksi-saksi untuk menyelidiki penemuan orok. Pelakunya belum tertangkap,” jelas Kapolsek Kuta AKP Beni Murjayanto SiK. (Spy)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3300 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 774 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 711 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman