Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Polri-AFP Kerjasama Transnational Crime
Denpasar
Selasa, 8 Juli 2008,
20:56 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Polri mulai pasang badan dalam mengungkap kejahatan transnational crime. Mulai besok, Rabu (9/7), Australian Federal Police (AFP) dan Polri, akan menanda-tangani MoU (Memorandum Of Understanding), kerjasama dalam bidang pengungkapkan kejahatan seperti teroris, narkotika, human trafficking dan sebagainya.
Kerjasama ini mendapat antusiasme dari Comissioner Australian Federal Police, Michael Keelty. Jenderal bintang tiga ini, Selasa (8/7), bersama Kapolri Jenderal Pol. Drs. Sutanto, berkunjung ke Polda Bali.
Maksud kedatangan tiada lain, adalah untuk mengecek kesiapan perkantoran baru TNCT (Transnational Crime Coordination Team), berpusat di gedung 911, persis di belakang Mapolda Bali.
Didampingi Kapolda Bali Irjen Pol Drs T. Ashikin Husein, Keelty dan Kapolri melihat-lihat kondisi perkantoran yang telah dilengkapi fasilitas canggih.
Usai menegok kantor TNCT, kepada wartawan, Kapolri mengatakan, kerjasama antara Polri dan AFP adalah untuk meningkatkan keprofesionalan kerja. Sekaligus dalam rangka mengungkap kejahatan-kejahatan transnational crime.
-uTentunya, dengan kerjasama ini diharapkan anggota bekerja efektif, menangkal setiap kejahatan,- tegasnya.
Kapolri mengatakan, kerjasama dengan AFP tidak hanya berlaku bagi Polda Bali. Tapi kerjasama ini juga berlaku di Mabes Polri.
Kapolri tidak menjelaskan, seperti apa kecanggihan peralatan yang dimiliki TNCT. Akan tetapi, mantan Kapolda Sumatera Utara ini mengungkapkan, kerjasama tersebut sudah sangat membantu Polri dalam bidang penyidikan dan penyelidikan.
-uNantinya Kapolda Bali yang akan menjelaskan dimana saja tingkat-tingkat kerawanan yang ada di Bali,- ucapnya.
Keuntungan bagi Indonesia, tegas Kapolri, adalah mengefektifkan kemampuan anggota dilapangan, dalam rangka mengungkap jenis-jenis kejahatan transnational crime, seperti narkotika, teroris, human trafficking dan sebagainya.
-uUntuk meningkatkan kemampuan anggota. Polri sekarang sudah berpengalaman dalam menangani kasus kasus seperti terorisme, dibanding tahun-tahun lalu,- terangnya.
Dibagian lain, Kapolda Bali Irjen Pol T. Ashikin Husein menerangkan, TNCT masih dibawah kendali Reskrim. Orang-orangnya pun diambil dari petugas Reskrim. Sementara ini, ada 16 perwira yang bergabung di TNCT dikomandoi Kompol Tri Kuncoro.
Nantinya, tim kecil ini jumlahnya akan bertambah dan direkrut dari satuan intelkam, Narkoba, Samapta dan Lantas. (Spy)
Kerjasama ini mendapat antusiasme dari Comissioner Australian Federal Police, Michael Keelty. Jenderal bintang tiga ini, Selasa (8/7), bersama Kapolri Jenderal Pol. Drs. Sutanto, berkunjung ke Polda Bali.
Maksud kedatangan tiada lain, adalah untuk mengecek kesiapan perkantoran baru TNCT (Transnational Crime Coordination Team), berpusat di gedung 911, persis di belakang Mapolda Bali.
Didampingi Kapolda Bali Irjen Pol Drs T. Ashikin Husein, Keelty dan Kapolri melihat-lihat kondisi perkantoran yang telah dilengkapi fasilitas canggih.
Usai menegok kantor TNCT, kepada wartawan, Kapolri mengatakan, kerjasama antara Polri dan AFP adalah untuk meningkatkan keprofesionalan kerja. Sekaligus dalam rangka mengungkap kejahatan-kejahatan transnational crime.
-uTentunya, dengan kerjasama ini diharapkan anggota bekerja efektif, menangkal setiap kejahatan,- tegasnya.
Kapolri mengatakan, kerjasama dengan AFP tidak hanya berlaku bagi Polda Bali. Tapi kerjasama ini juga berlaku di Mabes Polri.
Kapolri tidak menjelaskan, seperti apa kecanggihan peralatan yang dimiliki TNCT. Akan tetapi, mantan Kapolda Sumatera Utara ini mengungkapkan, kerjasama tersebut sudah sangat membantu Polri dalam bidang penyidikan dan penyelidikan.
-uNantinya Kapolda Bali yang akan menjelaskan dimana saja tingkat-tingkat kerawanan yang ada di Bali,- ucapnya.
Keuntungan bagi Indonesia, tegas Kapolri, adalah mengefektifkan kemampuan anggota dilapangan, dalam rangka mengungkap jenis-jenis kejahatan transnational crime, seperti narkotika, teroris, human trafficking dan sebagainya.
-uUntuk meningkatkan kemampuan anggota. Polri sekarang sudah berpengalaman dalam menangani kasus kasus seperti terorisme, dibanding tahun-tahun lalu,- terangnya.
Dibagian lain, Kapolda Bali Irjen Pol T. Ashikin Husein menerangkan, TNCT masih dibawah kendali Reskrim. Orang-orangnya pun diambil dari petugas Reskrim. Sementara ini, ada 16 perwira yang bergabung di TNCT dikomandoi Kompol Tri Kuncoro.
Nantinya, tim kecil ini jumlahnya akan bertambah dan direkrut dari satuan intelkam, Narkoba, Samapta dan Lantas. (Spy)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026