Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Duh ! Pencurian
Abiansemal
BERITABALI.COM, BADUNG.
Jajaran kepolisian kembali dipecundangi maraknya peristiwa pencurian pretima atau benda kuno yang disakralkan umat Hindu. Tak satu pun pelakunya tertangkap. Kini, aksi pencurian pretima bergeser ke wilayah Badung. Belasan Pratima digasak pelaku.
Lenyapnya pretima di Pura Pamekasan Ageng, dijelaskan Kapolsek Abiansemal AKP I Ketut Suharto Giri, Kamis (24/7). Pencurian awalnya diketahui seorang warga penyarikan setempat, Dewa Ketut Mari (63) pukul 18.30 wita. Saksi ketika itu, bermaksud bersembahyang.
Di areal Pura, saksi melihat salah satu pelinggih (bangunan suci) rusak berat, bekas congkelan. Bahkan, kunci gembok pelinggih yang biasanya terpasang, raib entah kemana.
Dewa Ketut Mari, kian curiga. Saksi mencoba melihat ruangan pelinggih yang telah berantakan. Parahnya, sejumlah pretima lenyap. Saksi pun melaporkan ke warga setempat dan kemudian dilaporkan ke Polsek Abiansemal Badung.
AKP Giri menduga, pelaku maling lebih dari seorang. Hal ini dikuatkan, banyaknya kerusakan di dalam pelinggih.
Benda-benda sakral yang hilang, jelas AKP Giri, terdiri dari pretima berbentuk tempuak dari kayu cendana berisi emas, perak dan perunggu.
Tak hanya itu, sebuah patung singa yang juga terbuat dari kayu cempaka, 600 biji uang kepeng dan bunga pucuk emas sebanyak lima buah. Dihitung raibnya pretima dan kerusakan Pura, mencapai kerugian Rp 25 juta. (Spy)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan