Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Pencalonan di Golkar Sepi Peminat
Semarapura
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Hingga hari terakhir penyerahan berkas formulir untuk menentukan bakal calon dari Partai Golkar Klungkung, sampai Senin (28/7), hanya dua nama yang mengembalikan formulir.
Dua nama itu adalah Profesor Ketut Kinog, akademisi dari Universitas Udayana dan Anak Agung Gede Antara, mantan Wakapolda Bali.Dua nama ini akan bertarung untuk memenangkan konvensi yang akan diadakan Jumat (1/8).
Sekretaris DPD II Golkar Klungkung, Dewa Made Widiasa Nida membenarkan dua nama tersebut.
Wayan Mastra, kader Partai Demokrasi Pembaruan yang sempat mengambil formulir (19/7), sampai pukul 12.00 wita waktu terakhir pendaftaran belum datang untuk mengembalikan formulir.
"Kalau saat mendaftar serius, semestinya formulir itu dikembalikan lagi, minimal ada pemberitahuan," sesal Dewa Nida.
Verifikasi yang berlangsung mulai pukul 12.30 wita, akhirnya memutuskan dua nama tersebut untuk bertarung di konvensi. Dalam rapat verifikasi tersebut ada kesepakatan yang lahir, dimana bila calon bupati dari Klungkung kepulauan (Nusa penida) maka wakilnya harus dari Klungkung daratan, begitu pula sebaliknya.
Nama-nama yang mencuat untuk calon wakil dari Nusa Penida adalah Gede Gita Gunawan, Adi Laksana, Gede Mertajaya dan Rajastra. Nama yang dari Klungkung daratan adalah Dewa Made Widiasa Nida, Anak Agung Anom Sarjana, Ketut ningrum dan Ketut Latri. (igs)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3313 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan