Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Salip Truk, Guru Tewas Mengenaskan
Bantas
BERITABALI.COM, TABANAN.
Seorang guru, I Gusti Putu Wiraba (23), hari ini (7/8) tewas mengenaskan dalam sebuah kecelakaan lalulintas, di jalur Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Dusun Bunut Puwun, Desa Bantas, Kecamatan Selemadeg Timur.
Wiraba yang asal Banjar Alas, Dusun Tegal Mengkeb, Kecamatan Selemadeg Timur, tewas di tempat kejadian. Dia mengalami patah tulang leher, memar lebam rahang kanan, pinggang bawah kiri, lecet punggung. Akibat kecelakaan itu kemaluan Wiraba juga mengalami robek.
Kasat Lantas Polres Tabanan, AKP IGM Punia, membenarkan kecelakaan lalulintas tersebut.
Dijelaskannya, Wiraba yang mengendarai Supra DK 3220 GK datang dari arah Gilmanuk menuju Denpasar. Tiba di lokasi kecelakaan dengan kondisi jalan menanjak dan tikungan tajam ke kiri, Wiraba kemudian menyalip truk yang ada di depannya.
Saat menyalip Wiraba mengambil haluan terlalu ke kanan dan melewati as jalan.
Disaat bersamaan dari arah berlawanan datang sepeda motor Honda Grand DK 3285 BL yang dikendarai I Gusti Putu Agung Eka Cahyadi (22) asal Sembung
"Korban sekaligus tersangka dalam kecelakaan itu yakni Wiraba meninggal di tempat kejadian," jelas Punia.
Sementara itu lawannya, Cahyadi, hanya mengalami bengkak pinggang tangan kanan dalam keadaan sadar.
Dikatakannya, kecelakaan itu disebabkan tersangka korban yakni Wiraba, kurang hati-hati saat memacu kendaraannya sehingga terjadi tabrakan. (nod)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2938 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2014 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun