Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Tiap 3 Hari, 1 Orang Bunuh Diri di Bali
Baturiti
BERITABALI.COM, TABANAN.
Dari tahun 2003 hingga bulan Mei 2008 terdapat 952 orang Bali yang mati sia-sia karena bunuh diri. Jumlah ini cukup tinggi karena jika dirata-rata, satu kasus bunuh diri terjadi setiap 3 hari sekali.
Hal ini disampaikan Psikiater kondang Bali, Prof Dr LK Suryani SPKjK, di Wantilan Desa Angsri, Baturiti,Tabanan.
Suryani menuturkan, kasus bunuh diri di Bali mulai marak tahun 1988 sampai 1990. Namun antara tahun itu masyarakat Bali baru pada tahap percobaan bunuh diri.
"Banyak yang tidak mati,karena menggunakan cairan pestisida seperti obat nyamuk dan lain sebagainnya, dalam kasus percobaan bunuh diri kala itu," jelasnya.
Modus itu mulai hilang di tahun 2000 hingga sekarang, karena kebanyakan pelaku melakukan bunuh diri dengan cara gantung diri, sehingga tingkat kematiannya, tinggi sekali.
"Dari data yang ada tahun 2003 sampai Mei 2008, ada sekitar 952 orang Bali mati sia-sia, atau dalam 3 hari satu orang mati dengan cara bunuh diri di Bali,"jelasnya.
Menurut Suryani, bunuh diri di Bali disebabkan beberapa hal mulai dari himpitan ekonomi, frustasi, dan sebab lainnya. "Peran keluarga sangat penting dalam menekan angka bunuh diri," tegas Suryani.
Kasus bunuh diri tidak hanya dilakukan kalangan tertentu atau dewasa, tapi anak-anak juga sudah mengambil jalan tersebut. "Bagi orang tua yang memiliki anak ABG (usia sekolah) hendaknya lebih memantau perkembangan anak-anaknya. Ajak si anak bicara, ngobrol, anggap dia sebagai sahabat dan teman, jika si anak berbuat salah jangan langsung memarahinya," sarannya.
Bagi orang tua yang memiliki anak di usia belia, juga diminta untuk biasakan memberikan cerita sebelum tidur. "Karena hal itu sangat penting membangun jiwa dan mental anak kelak ketika dia dewasa," tambah Suryani.
Suryani menyindir sikap kebanyakan orang tua sekarang yang sibuk mencari nafkah namun kasih sayang anak terabaikan. "Perhatikanlah perkembangan anak anda sejak usia dini, karena kualitas orang Bali sangat ditentukan oleh peran orang tua, ciptakanlah generasi Bali yang tangguh mampu bersaing dan bermoral," pungkasnya. (nod)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3312 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan