Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 6 November 2026
Payudara Diremas, ABG Aussie Lapor Polisi
Kuta
BERITABALI.COM, BADUNG.
Seorang remaja putri, warga negara Australia, berinisial Via (12), melaporkan kasus pelecehan seksual yang menimpa dirinya. Dia melapor tubuhnya digerayangi oleh seorang karyawan toko di Kuta.
Perlakuan tak senonoh yang dialami korban dilakukan oleh pelaku yang dikenalnya, saat berada di toko Transport Jalan Padma Kuta.
Laporan pelecehan seksual yang dilaporkan korban, dibenarkan Kapolsek Kuta AKP Beni Murjayanto SiK. Hanya saja, Mantan Kasatreskrim Polres Tabanan ini enggan menjelaskan identitas pelaku. Alasannya masih diburu.
Yang jelas kata Kapolsek, pelaku adalah seorang karyawan, yang bekerja di sebelah toko transport Jalan Padma Kuta. Pelaku mengerayangi korban saat sendirian di toko.
“Pelaku adalah karyawan di sebelah toko dimana korban berada. Pelaku masih diburu dan identitasnya sudah dikantongi,â€ucapnya.
Informasi di lapangan menyebutkan, kejadiannya terjadi Sabtu (09/08), sekitar pukul 11.00 Wita. Saat itu pelaku mendatangi toko transport, dimana saat itu korban sedang sendirian.
Di toko itulah, pelaku tiba-tiba meremas payudaranya. Fatalnya, pelaku membuka celananya dan menunjukkan alat kelaminnya ke korban. Entah mengapa, korban terdiam dan tak berani berbuat apa-apa.
Tak hanya itu, pelaku semakin bernafsu dan menaruh tangan korban dikelaminnya. Merasa dilecehkan, korban yang tinggal di Hotel Sinar Kuta, mengadu ke orang tuanya, Leah Coghlan Wheller (43), sekaligus melaporkannya ke Polsek Kuta. (Spy)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 641 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 526 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan