Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Kapolres Bantah Cari SIM Pakai Sertifikat Mengemudi
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kapolres Jembrana, AKBP I Ketut Suardana membantah kalau sinyalemen yang menyatakan kalau pihaknya melakukan kerjasama dengan salah satu kursus mengemudi di Jembrana mengeluarkan Sertifikat Kursus Mengemudi sebagai salah satu persyaratan untuk memperoleh Surat Ijin Mengemudi (SIM).
Ditemui di ruang kerjanya, Rabu (27/8), Suardana mengatakan sesuai dengan UU Nomor 14 Tahun 1992, persyaratan dasar memperoleh SIM C adalah telah berusia 16 tahun ke atas, SIM A, 17 tahun ke atas dan SIM B1 dan B2 minimal telah berusia 20 tahun.
"Dalam berlalu lintas dengan kendaraan bermotor, setiap pengguna kendaraan wajib memiliki SIM," katanya. Sementara tata cara perolehan SIM, lanjut Suardana telah diatur dalam pasal 217 PP 44 Tahun 1993.
"Di peraturan tersebut sudah dijelaskan bagaimana memperoleh SIM. Sinyalemen di lapangan kalau untuk mendapatkan SIM harus menunjukkan sertifikat mengemudi dari sebuah jasa kursus mengemudi, itu tidak benar. Kami tidak pernah bekerja sama atau mengharuskan pemohon SIM melengkapi persyaratan seperti itu," tandasnya.
Lanjut Suardana, pihaknya akan lebih mengedepankan profesionalisme dalam menjalankan tugas. "Saya sudah instruksikan kepada semua anggota agar meningkatkan disiplin dan kinerja serta profesionalisme agar terhindar dari citra negatif di masyarakat," ucapnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan