Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 14 Mei 2026
Pengeroyokan Jro Mangku Diduga Bernuansa Politik
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Penghadangan dan pengeroyokan yang dilakukan dua pemuda di Kelurahan Penarukan Kecamatan Buleleng, terhadap Jro Mangku Alit Putra Wijaya alias Jinti (57) diduga bernuansa politik.
Dari hasil pemeriksaan, Senin (29/9) di Mapolres Buleleng, aksi pengeroyokan tersebut dilakukan delapan orang pemuda, namun hanya dua orang yang dikenal korban.
“Saya tidak tahu masalah, sebab saya pulang malam itu dari Alas Angker tiba-tiba saja langsung dihadang. Ada delapan orang yang mengeroyok saya, dua diantaranya saya kenal,†ungkap Jro Mangku Alit Putra Wijaya alias Jinti.
Dari informasi yang dikumpulkan, diduga aksi pengeroyokan yang dilakukan delapan pemuda itu bernuansa masalah politik. Sebab korban yang seorang Jro Mangku (pemimpin upacara agama Hindu) itu juga aktif sebagai pengurus di PDI Perjuangan Buleleng.
“Belum, belum mengarah ke masalah politik, ini murni tindakan aksi kriminalitas yang dilakukan dengan menghadang dan mengeroyok seorang sulinggih, ini masih dalam proses pemeriksaan dan pelaku belum kita amankan, masih dalam proses pemeriksaan korban dan saksi,†papar Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol I Made Sudirsa.
Sebelumnya, peristiwa pengeroyokan yang menimpa Jro Mangku Alit Putra Wijaya terjadi di lintasan Jalan Sam Ratulangi Singaraja.
Berdasarkan laporan di Mapolres Buleleng, pelaku pengeroyokan diketahui nama panggilannya saja yakni Yudi (30) warga Kelurahan Penarukan dan Nengah (35) warga Desa Sangsit Kecamatan Sawan. (sas)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1268 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 981 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 814 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 740 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik