Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Mantan Suami Emosi dan Cemburu
Sudaji
BERITABALI.COM, BULELENG.
Maksud hati ‘ngapelin’ pacarnya, Gede Widiada (32) warga Dusun Ceblong, Desa Sudaji Sawan menjadi korban aksi penganiayaan dan pengancaman yang dilakukan mantan suami pacarnya lantaran emosi dan cemburu.
Maksud hati ‘ngapelin’ pacarnya, Gede Widiada (32) warga Dusun Ceblong, Desa Sudaji Kecamatan Sawan menjadi korban aksi penganiayaan dan pengancaman yang dilakukan Ketut Sima (40) yang juga warga Desa Sudaji.
Diduga aksi itu dilakukan Ketut Sima akibat dibakar api cemburu, Kamis (2/10) dini hari di rumah mantan istrinya di Desa Sudaji.
“Peristiwa penganiayaan dan pengancaman itu berawal saat korban sedang berada di rumah mantan istri pelaku yang saat ini sudah menjadi pacar korban. Lantaran tidak terima dan pelaku masih memendam rasa cinta hingga menuai rasa cemburu, langsung mendatangi korban sambil marah-marah dan sempat mengeluarkan kata-kata makian,†ungkap Kapolsek Sawan, AKP. Nyoman Supardi MP.
Lantaran tidak direspon oleh korban, pelaku selanjutnya melakukan penganiayaan dan pengancaman terhadap korban.
†Tiba-tiba saja pelaku langsung menginjak kepala korban dan juga mencekik leher korban sambil melakukan ancaman akan membunuh korban,†ujar Kapolsek Sawan Supardi MP.
Akibat aksi penganiayaan dan pengancaman yang dilakukan Ketut Sima, korban Gede Widiada melapor dan meminta perlindungan ke Mapolsek Sawan.
Aksi penganiayan itu membuat korban mengalami luka memar dan sakit pada bagian kepala. (sas).
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3313 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan