Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 21 Agustus 2026
Hotel Diminta Waspadai Cancellation
Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hotel-hotel di Bali diingatkan untuk mulai mewaspadai aksi cancellation (pembatalan kunjungan) oleh wisatawan sebagai dampak dari krisis ekonomi global.
Peringatan tersebut disampaikan Sekjen PHRI Bali Perry Markus ketika ditemui beritabali.com di Sanur (9/10). Menurut Ferry Markus, beberapa wisatawan asing terutama Amerikasudah mulai melakukan pembatalan perjalanan ke beberapa negara.
Perry Markus menyebutkan jika sampai terjadi aksi pembatalan secara besar-besaran maka dapat dipastikan tingkat hunian hotel di Bali akan mengalami penurunan secara signifikan.
Namun, Ferry Markus mengakui aksi pembatalan kunjungan oleh wisatawan baru akan terlihat mulai minggu depan.
“Masih belum ada cancellation yang sangat besar sehubungan dengan hal itu, tetapi ke depan yang mau kita pantau apakah dengan penundaan itu akan berakibat pada penurunan tingkat kunjungan. Ini tidak hanya berdampak pada wisatawan Amerika tetapi juga Eropa,†papar Perry Markus.
Perry Markus memprediksikan jika hingga 6 bulan ke depan tidak terjadi aksi pembatalan kunjungan oleh wisatawan, maka kondisi pariwisata Bali akan tetap stabil.
Perry Markus juga berharap hotel-hotel di Bali tidak melakukan banting harga dengan alasan krisis ekonomi. (mlt)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4603 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2408 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2063 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1666 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1103 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun