Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Ciduk 8 Dakocan dan Waitress Café
Sukasada
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pasca lebaran, Tim Penertiban Kependudukan Kecamatan Sukasada menggelar Operasi Kependudukan. Sedikitnya delapan perempuan dagang kopi cantik (dakocan) dan Waitress Café berhasil diciduk.
Delapan dakocan dan waitress café yang kerap memberikan pelayanan plus-plus (sex) kepada pengunjungnya itu digelandang ke Kantor Camat Sukasada lantaran tidak mengantongi identitas diri. Dua diantaranya masih di bawah umur.
“Memang kita temukan delapan orang tanpa ada identitas, yang kebetulan sebagai pekerja di warung patokan (warung makanan dan minuman plus cewek) dan sebagai waitress di café, tetap kita proses secara administrasi dengan melakukan upaya pembinaan dan membawa ke kantor,†ungkap Camat Sukasada Ketut Susila didampingi Kapolsektif Sukasada, AKP. Nyoman Sudirga.
Delapan dakocan dan waitress yang digelandang ke Kantor Camat Sukasada selanjutnya menandatangani surat pernyataan untuk mengurus administrasi kependudukannya.
"Ini sebagai peringatan awal dulu dan bila terulang tidak memiliki kartu identitas kita langsung proses,†ujar Kapolsektif Sukasada Nyoman Sudirga.
8 dakocan dan waitress yang diamankan dalam operasi kependudukan itu diantaranya, Kadek Ninid Lianaty (16), Kadek Sandy (28), Luh Suarni (26), Kadek Widiastuty (17), Ketut Sumasri (33), Wayan Suharmini (17), Kadek Ary (16) dan Kadek Srinadi (33). (sas)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7998 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5645 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3544 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2391 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan