Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 21 Agustus 2026
Tabrak Anjing, Bule Kanada Sekarat
Kediri
BERITABALI.COM, TABANAN.
Bule wanita asal Kanada, Gallegos Celestec (36) menderita luka-luka cukup parah lantaran menabrak anjing di depan Pura Puseh Kediri, Kecamatan Kediri, Tabanan, Minggu (12/10).
Akibat kecelakaan tersebut Gallagos menderita luka robek pada kepalanya, keluar darah dari telinga kanan, lecet pada pangkal kanan, dan patah pada tulang belikat. Setelah menjalani perawatan di RSUD Tabanan, bule Kanada ini harus dirujuk ke RSUP Sanglah.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 12.15 Wita itu berawal ketika Gallegos yang mengendarai Yamaha Mio DK 3401 XU datang dari selatan jurusan Tanah Lot menuju Utara arah Kediri.
Tiba di TKP di depan Pura Puseh Kediri, Ia yang hendak pergi ke Ubud, Gianyar menabrak seekor anjing. Karena tidak mampu menguasai kendali, sepeda motornya pun oleng membentur trotoar. Sementara Ia terjatuh membentur aspal.
Akibat benturan keras itu bagian belakang kepalanya robek, terjadi pendarahan di telinga kanan, lecet pada pangkal kanan dan patah tulang belikat. Mengetahui ada kecelakaan warga di sekitarnya pun segera memberikan pertolongan dan langsung membawa Gallegos ke RSUD Tabanan.
Karena lukanya cukup parah, pihak RSUD Tabanan kemudian merujuknya ke RSUP Sanglah. (nod)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4603 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2408 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2063 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1666 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1103 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun