Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Karyawan Kafe Curi Motor Buat Modal Nikah
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Mau nikah tapi tak punya modal membuat Sawal alias Alfian alias Arif (22) asal Ngawen, Jawa Tengah berpikirian jahat. Pria yang tinggal di mes Kafe Wahyu, Jalan Betngandang No. 88X, Sanur, Denpasar Selatan ini, ketahuan mencuri sepeda motor milik Evin Alfianti (20) di sebuah warung makan, Jalan Sidakarya No. 53, Sesetan, Denpasar Selatan.
Tim gabungan Polsek Densel dan Polres Tabanan di kawasan Tabanan, akhirnya menangkap tersangka, Rabu (15/10), saat berusaha ke Jawa. Tersangka ditangkap saat Polsek Tabanan merazia sepeda motor.
“Saat diperiksa tersangka tidak dapat menunjukkan surat-surat kendaraan,’’ ujar Kapolsek Densel AKP Gede Ganefo S.H, Jumat (17/10).
Polisi mencurigai sepeda motor Honda Vario warna biru DK 4391 VB yang dikendari tersangka, merupakan motor curian. Pasalnya, nomor plat yang dipakai saat itu diketahui plat palsu. Padahal, nomor plat yang asli yakni DK 7740 DF atas nama korban (Evin Alfianti) yang tinggal di Jalan Letda Reta Gang IV No. 12, Denpasar Timur.
Tersangka mengganti plat saat mau kabur, jelasnya kepada Beritabali.com. Kenekatan tersangka cukup beralasan. Pasalnya, dia mengaku mencuri sepeda motor karena butuh uang untuk pernikahan dengan calon istrinya, Nur.
Pencurian, menurut tersangka, berlangsung saat warung milik korban hendak tutup. Tersangka menyikat sepeda motor, pada saat kunci stop kontak nyantol. (Spy)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3313 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan