Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Indonesia Raih Emas dan Perak di Cabang Perahu Naga
Suwung
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Indonesia kembali mengukir sejarah dengan keberhasilannya menambah satu medali emas dan satu perak di cabang Perahu Naga, di hari kedua ajang ABG, Senin (20/10). Keduanya masing-masing dicatat di tim putri dan putra di nomor 500 meter.
Tim 'dragon boat' putri Merah Putih ini sukses membukukan waktu tempuh hanya dengan dua menit 25,49 detik sekaligus meninggalkan tim tangguh China yang mencatat waktu dua menit 29,78 detik. Sedangkan medali perunggu diraih Thailand dengan waktu dua menit 33,26 detik.
Dalam lomba yang mendapat sambutan tepuk tangan dari penonton maupun pelatih masing-masing, tim Thailand dengan kostum biru sempat tertinggal di belakang di posisi buntut. Entah itu sebuah strategi, namun dalam pertengahan perjalanan, tim dari Negeri Gajah putih ini berhasil membangun kekompakan yang prima, hingga berhasil mendahului tim Macau.
Sementara di bagian putra untuk nomor yang sama, Indonesia harus puas dengan meraih medali perak setelah dikalahkan Myanmar yang menempuh waktu satu menit 53,23 detik. Sedangkan tim tuan rumah memakan wakti satu menit 59 detik. Di peringkat tiga disabet tim Philipina dengan catatan wakti dua menit 14,64 detik. (sss)
Sumber Logo : www.bali2008.com
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5941 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2626 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2281 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2222 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan