Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Kajari Tabanan Musnahkan BB Narkotika
BERITABALI.COM, TABANAN.
Kajari Tabanan, Ni Putu Indriati SH bersama unsur muspida Tabanan memusnahkan sejumlah barang bukti narkotika psikotropika yang telah memiliki kekuatah hukum tetap, Jumat (24/10) di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Tabanan.
BB (barang bukti) yang dimusnahkan sekitar pukul 10.30 Wita tersebut diataranya ganja kering 42 gram, kokain 87,3 gram netto, ekstasi 7 butir atau 58 gram netto, sabu-sabu 25,1598 netto dan pil severedo sebanyak 42 butir.
"Barang bukti yang kita musnahkan ini dari bulan oktober 2002 sampai bulan September 2008," jelas Ni Putu Indriati.
Dikatakannya, BB ini baru dimusnahkan karena baru selesai proses hukum dan sudah memiliki kekuatan hukum tetap. Diakuinya masih ada BB yang belum dimusnahkan karena kasusnya masih di tingkat banding.
"BB dari Jumeldi Pino Manurung berupa heroin 97,4821 gram, sabu-sabu 29,61 gram tidak ikut kita musnahkan karena masih dalam proses hukum di tingkat banding," jelasnya.
Jumeldi Pino Manurug merupakan terdakwa pemilik barang-barang haram tesebut. Barang haram tersebut disita oleh polisi dalam sebuah penggeledahan saat Jumeldi mendekam di Rutan Tabanan beberapa waktu lalu.
Pemusnahan BB Narkoba itu juga dihadiri Ketua PN Tabanan Ketua BNK Tabanan IGG Putra Wirasana, Kapolres Tabanan AKBP Onto Cahyono, beserta Dandim 1619 Tabanan.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 642 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 607 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 374 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 317 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun