Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 April 2026
Pelaku Wisata Harap Eksekusi Tak Molor Terus
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pelaku Pariwisata berharap pemerintah tidak mengulur-ulur proses eksekusi terhadap para terpidana mati bom Bali Amrozy, Muklas dan Imam Samudra. Pelaku pariwisata menilai proses eksekusi yang molor telah menyebabkan munculnya aksi-aksi teror bom di wilayah Indonesia.
Kondisi ini menyebabkan pelaku pariwisata resah. Pelaku pariwisata khawatir aksi-aksi teror akan menyebabkan wisatawan takut datang ke Indonesia.
Ketua Forum Wisata Konvensi, Insentif dan pameran (MICE) Panca R Sarungu ketika ditemui beritabali.com di Denpasar (7/11) menyatakan molornya proses eksekusi telah dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertntu untuk melakukan aksi terror dan kondisi ini menjadi ancaman bagi perkembangan pariwisata Indonesia
Kita juga tunggu-tunggu kenapa tidak dilakukan, apalagi yang ditunggu, nanti bisa digunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab, seperti yang di Jakarta baru-baru ini mereka bilang pertamina Plumpang diancam bom, artinya ada pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab menggunakan kesempatan dalam kesempitan,â€kata Panca R Sarungu.
Panca menegaskan semakin molornya proses eksekusi terhadap para terpidana mati bom Bali hanya akan membuat rasa was-was yang berkepanjangan bagi masyarakat dan wisatawan. Sebab besar kemungkinan wisatawan yang hendak berlibur atau berwisata ke Indonesia akan membatalkan kunjunganya.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3734 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1675 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang