Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 10 September 2026
Pelaku Wisata Harap Eksekusi Tak Molor Terus
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pelaku Pariwisata berharap pemerintah tidak mengulur-ulur proses eksekusi terhadap para terpidana mati bom Bali Amrozy, Muklas dan Imam Samudra. Pelaku pariwisata menilai proses eksekusi yang molor telah menyebabkan munculnya aksi-aksi teror bom di wilayah Indonesia.
Kondisi ini menyebabkan pelaku pariwisata resah. Pelaku pariwisata khawatir aksi-aksi teror akan menyebabkan wisatawan takut datang ke Indonesia.
Ketua Forum Wisata Konvensi, Insentif dan pameran (MICE) Panca R Sarungu ketika ditemui beritabali.com di Denpasar (7/11) menyatakan molornya proses eksekusi telah dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertntu untuk melakukan aksi terror dan kondisi ini menjadi ancaman bagi perkembangan pariwisata Indonesia
Kita juga tunggu-tunggu kenapa tidak dilakukan, apalagi yang ditunggu, nanti bisa digunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab, seperti yang di Jakarta baru-baru ini mereka bilang pertamina Plumpang diancam bom, artinya ada pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab menggunakan kesempatan dalam kesempitan,â€kata Panca R Sarungu.
Panca menegaskan semakin molornya proses eksekusi terhadap para terpidana mati bom Bali hanya akan membuat rasa was-was yang berkepanjangan bagi masyarakat dan wisatawan. Sebab besar kemungkinan wisatawan yang hendak berlibur atau berwisata ke Indonesia akan membatalkan kunjunganya.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3294 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 769 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 706 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman