Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Pelaku Wisata Harap Eksekusi Tak Molor Terus
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pelaku Pariwisata berharap pemerintah tidak mengulur-ulur proses eksekusi terhadap para terpidana mati bom Bali Amrozy, Muklas dan Imam Samudra. Pelaku pariwisata menilai proses eksekusi yang molor telah menyebabkan munculnya aksi-aksi teror bom di wilayah Indonesia.
Kondisi ini menyebabkan pelaku pariwisata resah. Pelaku pariwisata khawatir aksi-aksi teror akan menyebabkan wisatawan takut datang ke Indonesia.
Ketua Forum Wisata Konvensi, Insentif dan pameran (MICE) Panca R Sarungu ketika ditemui beritabali.com di Denpasar (7/11) menyatakan molornya proses eksekusi telah dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertntu untuk melakukan aksi terror dan kondisi ini menjadi ancaman bagi perkembangan pariwisata Indonesia
Kita juga tunggu-tunggu kenapa tidak dilakukan, apalagi yang ditunggu, nanti bisa digunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab, seperti yang di Jakarta baru-baru ini mereka bilang pertamina Plumpang diancam bom, artinya ada pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab menggunakan kesempatan dalam kesempitan,â€kata Panca R Sarungu.
Panca menegaskan semakin molornya proses eksekusi terhadap para terpidana mati bom Bali hanya akan membuat rasa was-was yang berkepanjangan bagi masyarakat dan wisatawan. Sebab besar kemungkinan wisatawan yang hendak berlibur atau berwisata ke Indonesia akan membatalkan kunjunganya.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5841 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2565 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2209 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2193 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan