Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Malaysia Kembangkan Pusat Internet Desa
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Saat ini di beberapa negara sedang dikembangkan pemberdayaan masyarakat desa berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Jika di Desa Pancasari Buleleng ada Community Based Training and Learning Center (CTLC), Di Desa Pengambengan Jembrana ada Info Banjar, di Malaysia ada Pusat Internet Desa (PID) yang tersebar di 42 desa. Telecenter adalah salah satu topik yang dibahas dalam e-Asia 2008 di Kuala Lumpur.'
Beritabali.com berkesempatan menghadiri e-Asia 2008 di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC) atas undangan Centre for Science, Development and Media (CSDM), sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang berpusat di India.
e-Asia 2008 yang dibuka oleh Dato' Shaziman Abu Mansor, Menteri Tenaga, Air dan Komunikasi Malaysia, Selasa (11/11), menggelar exhibition dan conference. Ada empat fokus yang dibahas dalam e-Asia 2008 yang berlangsung hingga Kamis (13/11) yaitu e-Government, Digital Learning, e-Health dan Telecentre Forum.
Pada kesempatan ini, Malaysia mencanangkan transformasi telecenter, yaitu proses perubahan dari sebuah tempat yang semula hanya sebagai tempat pelatihan dan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi akan dikembangkan ke arah sosial entrepreneur.
Zulfikar Rachman, Head Telecentre Excellence, yang mengawal proses transformasi ini kepada Beritabali.com menyampaikan, Pusat Internet Desa (PID) yang telah dibangun sejak tahun 2000 di 42 desa, selama ini pengelolaannya dibiayai oleh Kementrian Tenaga, Air dan Komunikasi, tiga tahun lagi, semua PID diharapkan bisa mandiri. “Setiap PID ada dua orang pengelola, mereka ini digaji oleh Kementrian, tahun 2010 nanti mereka harus bisa mengelola secara mandiri,†ujar Zulfikar Rachman yang biasa dipanggil Zul.
Lebih lanjut Zul memaparkan, di setiap PID sekarang sudah terbentuk Kelab Usahawan Sosial (KUS), diharapkan masing-masing KUS bisa berbagi pengalaman, berkomunikasi dan belajar melalui PID. “Melalui PID diharapkan ke depannya di desa-desa lahir usahawan-usahawan global,†ungkap Zul.
Acara Telecentre Forum dalam e-Asia 2008 ini dihadiri oleh pengelola telecenter dari beberapa negara seperti India, Thailand, Philipina dan Kamboja. Peserta juga berkesempatan mengunjungi salah satu PID di Beranang Selangor.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5941 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4655 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2625 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2280 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2221 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan