Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
APVA Keluarkan Stiker Legal
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Banyaknya Money Changer yang beroperasi secara liar di Denpasar membuat gerah para pengurus asosiasi pedagang valuta asing (APVA ) daerah Bali. Untuk itu pihaknya akan menertibkan dengan bekerja sama dengan Pemerintah setempat.
Demikian ditegaskan Ketua APVA Daerah Bali I Made Suparta Karang yang ditemui usai bertemu Walikota Denpasar yang diwakili Asisten I Ketut Nick Natawibawa kamis (20/11).
Bagiana Karang mengakui saat ini banyak Pedagang Valuta asing yang tumbuh seperti jamur dimusim hujan akibat kunjungan wisatawan yang meningkat, namun dalam operasinya mereka tidak mempunyai ijin (Liar) seperti yang banyak beroperasi di kawasan Sanur dan disamping itu pula banyak Pedagang valuta asing yang nakal artinya mempunyai ijin tapi sering melakukan kecurangan sehingga banyak wisatawan yang komplin.
Kami ingin bekerja sama dengan Pemerintah Kota Denpasar untuk ikut bersama-sama menertibkan Pedagang valuta asing yang ilegal tersebut. Dimana Pemkot bisa menindak bagi mereka yang tidak memiliki ijin usaha,“ ungkapnya.
Bagiada Karang Berharap kepada aparat kepolisian untuk menindak pedagang valuta asing yang liar tersebut dan disamping itu Bank Indonesia agar mencabut ijin operasi bagi pedagang valuta asing yang nakal.
Bank Indonesia harus tegas dengan mencabut ijin operasinya bila tidak dilakukan akan merusak citra pariwisata dan menganggap semua pegadang valas nakal,“ujarnya. Sembari mengungkapkan saat ini jumlah anggota APVA sebanyak 121 dan sekitar 60 ada di Sanur .
Untuk membedakan antara pedagang legal dan ilegal, kata Bagiana Karang telah ada tanda stiker khusus, artinya jika ada tanda stiker berarti legal dan bila tidak ada stiker berati ilegal.
Reporter: bbn/eps
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2643 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2287 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan