Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Maskapai Penerbangan Diminta Merger
BERITABALI.COM, BADUNG.
Maskapai penerbangan di Indonesia direkomendasikan untuk melakukan merger (penggabungan usaha) guna menghindari kebangkrutan usaha akibat dampak krisis ekonomi global. Upaya merger juga direkomendasikan untuk memperkuat maskapai-maskapai penerbangan di Indonesia.
Selain itu agar maskapai penerbangan Indonesia tetap mampu bersaing dengan maskapai penerbangan internasional.
Kepala Penelitian Dan Pengembangan Kementrian Perhubungan Denny Siahaan dalam keteranganya di Jimbaran (20/11) menyebutkan merger merupakan salah satu cara yang dapat ditempuh untuk mempertahankan industri penerbangan di tanah air.
Kalau kita menghimbau supaya kuat konsolidasi-lah, ada yang merger supaya kuat, pasti lebih simple sehingga gak perlu lagi bengkel sendiri itu secara ekonomi lebih konprehensif,†kata Denny Siahaan.
Denny berharap maskapai penerbaangan di Indonesia juga tetap mengedepankan aspek keselamatan penerbangan dan tidak menjadikan alasan krisis ekonomi sebagai upaya untuk mengesampingkan keselamatan penerbangan.
Apalagi saat ini pemerintah sedang mengembangkan program zero accident atau program penerbangan tanpa kecelakaan. Dimana salah satu langkah yang telah ditempuh yaitu menyiapkan undang-Undang penerbangan.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan