Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Tahun Depan, Kunjungan Wisman ke Bali Rawan Turun

Jumat, 21 November 2008, 16:29 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali mulai awal tahun depan tidak tetutup kemungkinan rawan menurun dibandingkan tahun 2008 ini. Pasalnya, sepuluh negara pemasok wisatawan terbesar ke Bali sudah terkena pengaruh dampak krisis ekonomi global.

 

Kepala Dinas Pariwisata Bali, Gede Nurjaya saat dikonfirmasi tidak menampik kemungkinan terjadinya penurunan kunjungan wisman ke Pulau Dewata mulai Januari tahun depan. Hanya saja dia belum berani memastikannya.

"Ya, beberapa negara yang selama ini masuk dalam 10 negara pemasok wisman terbesar ke Bali sudah mulai terkena dampak krisis global," jelas Nurjaya di sela-sela pembukaan acara 'Borbeo Extravaganza' yang mengamil tema 'Exciting Borneo' di Kuta, Jumat (21/11).

Nurjaya menyebukan, misalnya di Jerman sudah ada PHK sampai 100 ribu orang, dan juga ada perusahaan penerbangan yang kolaps. Beberapa dari 10 negara pemasok wisman ke Bali tersebut antara lain Jepang, Australia, Taiwan, Korea, dan China.

 

Kondisi ini menjadikan tantangan buat Bali ke depan. Salah satu solusi yang diambil adalah dengan lebih menggiatkan menggarap pasar domestik dengan melakukan berbagai even lokal di sejumlah kota seperti di Jakarta, Balikpapan, dan Batam yang dinilai potensi mendatangkan wisatawan.

Untuk saat ini, kata Nurjaya, pencapaian angka kunjungan wisman ke Bali sangat menggembirakan karena sangat tinggi. Yakni sampai Oktober tahun ini, sudah tercatat 1.661.000 orang wisman datang ke Bali atau naik rata-rata 23% per bulan dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara wisatawan domestiknya mencapai 2,6 juta orang, sehingga totalnya sudah mencapai 5 juta orang lebih.

Saat ditanya soal adanya pembatalan kunjungan, menurut Nurjaya, data itu masih belum ada yang pasti. Memang diakui di satu sisi ada pembatalan kunjungan, namun di sisi lain ada juga pertambahan reservasi baru. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sss



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami