Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Biaya Belanja Capai Rp 81 Triliun

Jumat, 21 November 2008, 17:25 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Potensi wisatawan Nusantara (wisnus) alias domestik ternyata tak bisa dianggap enteng. Dalam setahun diperkirakan terjadi lebih dari 200 pergerakan perjalanan dengan potensi biaya pengeluaran mencapai Rp 81 triliun.

 

"Tahun ini kami targetkan ada pergerakan wisnus sampai 117 juta orang dengan 223 perjalanan, dan biaya pengeluarannya sampai Rp 81 triliun," kata staf ahli Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Bidang Ekonomi, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Titien Soekarya di Kuta, Jumat sore tadi.

Dalam hitung-hitungan yang cermat, kata Titien, realisasi tahun 2007, biaya pengeluaran wisnus mencpai Rp 80 triliun.

Menurut Titien potensi wisnus ini tidak semata-mata harus dilihat dari aspek ekonomi saja, tapi juga menyangkut pemerataan pendapatan bagi masyarakat di samping juga persaudaraan. Untuk itu Titien akan terus menggalakkan wisata dalam negeri, yang salah satunya dengan membuat even-even antar daerah.

 

Ditanya soal realisasi kunjungan sampai tahir tahun di tengah pengaruh krisis global, Titien optimistis akan mampu mencapai angka 6,5 juta orang. Hal ini didasarkan atas data hingga akhir September yang sudah mencapai 4,5 juta orang lebih.

Dari data juga diperoleh adanya pertumbuhan yang sangat pesat di sejumlah bandara yang menjadi pintu masuk ke Indonesia. Misalnya, di Minangkabau tercatat pertumbuhan kenaikan penumpangnya mencapai 33% yakni sebanyak 26.000 orang lebih. Begitu juga di bandara Soekarno-Hatta kenaikannya 25% dengan total penumpang 1,7 juta lebih. Hal yang sama juga terjadi di Sepinggan yang tumbuh sampai 20,93$.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/art



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami