Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Tahun 2015 Indonesia Terapkan Digitalisasi Penyiaran
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pemerintah menargetkan tahun 2015 seluruh sistem penyiaran di Indonesia telah menerapkan sistem digitalisasi. Terget tersebut sebagai bagian dari kesepakatan dari pertemuan ke 45 Asia-Pasifik Broadcastimg Union atau perkumpulan penyiaran se-aAsia-Pasifik di Nusa Dua.
Sebagai awal penerapan digitalisasi di Indonesia, pemerintah telah melakukan uji coba yang ditargetkan rampung dalam 9 bulan kedepan. Menteri Komunikasi dan Informasi M Nuh dalam keteranganya di Nusa Dua (24/11) memastikan pemerintah akan menyediakan konfenter atau alat pengubah sehingga masyarakat tidak harus mengganti TV atau radio penerima yang dimiliki akibat perubahan sistem analog ke sistem digita
Apakah ini nanti akan memberatkan pada masyarakat , ada beberapa tahap, tahap pertama kita siapkan secara free dalam uji coba ini kepada masyarakat, yang kedua kita menekankan atau mengambil adanya cut off, tv itu bagaimanapun juga ada live timenya,“ ujar M Nuh.
M Nuh menegaskan dengan pemberlakuan sistem digitalisasi kedepan diharapkan radio dan TV yang belum memiliki ijin kanal frekuensi akan mendapatkan bagian kanal frekuensi. Sebab dengan penerapan sistem digitalisasi maka akan semakin banyak kanal yang dapat dimanfaatkan oleh media TV dan radio. Berdasarkan data Kementrian Komunikasi dan informasi saat ini terdapat sekitar 2200 radio dan 400 TV yang belum mendapatkan ijin kanal frekuensi
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan