Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Polisi Buleleng Kini Dibekali Pistol Taurus
BERITABALI.COM, BULELENG.
Anggota kepolisian di Jajaran Polres Buleleng kini dibekali pistol jenis baru untuk memburu pelaku kejahatan. Namun tidak semua anggota polisi mendapatkan jatah pistol Revolver jenis Taurus tersebut, sebab harus melalui test khusus.
Setelah menarik pistol jenis Revolver Colt 38 Special yang selama ini menjadi senjata organik Polri, sejak Selasa (25/11) secara bertahap anggota di Jajaran Polres Buleleng mendapatkan senjata api baru jenis Pistol Revolver Taurus.
Ini merupakan terobosan atau program Polri. Senjata yang lama yaitu jenis revolver colt 38 saat digunakan terkadang macet, sehingga diusulkan untuk diganti dengan senjata api baru berupa pistol Taurus,†ungkap Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol. I Made Sudirsa.
Pemberian senjata api baru berupa Pistol Taurus kepada anggota di Jajaran Polres Buleleng tidak dilakukan sembangan. Para anggota polisi yang akan menerima harus menjalani berbagai test khusus.
Yang membawa senjata api harus melalui psikotest dan menjalani test lapangan dengan menembak sasaran tepat. Kalau menembak lutut, ya biar lutut yang kena, termasuk tingkah laku anggota agar tidak arogan, itu tiga test yang harus dilalalui sebelum mendapatkan senjata api,†ujar Sudirsa.
Senjata api lama jenis Colt 38 S yang ditarik dari masing-masing anggota, untuk sementara disimpan di Gudang Senjata dan Perbekalan Mapolres Buleleng. (
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5941 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4655 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2625 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2280 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2221 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan