Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Hidayat Nurwahid: Capres Jangan Hanya Baik di Iklan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera, Hidayat Nurwahid mengkritik iklan calon presiden yang kini marak ditayangkan di berbagai stasiun televisi maupun media cetak. Menurutnya, calon Presiden Indonesia mendatang jangan hanya baik di iklan, tapi juga dalam realitas kehidupan sehari-hari.
Kritik ini disampaikan Hidayat Nurwahid saat hadir dalam sebuah dialog yang digelar PKS, di Denpasar Bali hari ini (28/11).
Menurutnya, seorang capres harus bisa membawa Indonesia menjadi bangsa yang lebih bermartabat di mata dunia.
Ada banyak tantangan yang harus dihadapi Indonesia di masa mendatang, mulai masalah utang luar negeri, berbagai persoalan dalam negeri, dan persoalan lainnya yang tak kalah penting,†ujarnya.
Hidayat Nurwahid mengkritik berbagai iklan calon presiden yang marak belakangan ini baik di media elektronik seperti televisi maupun media cetak. Rakyat Indonesia saat ini, menurut Nurwahid, sudah cukup cerdas untuk memilih pemimpin yang benar-benar berkualitas, dan tidak hanya baik atau bagus di tayangan iklan saja.
Rakyat sekarang sudah pintar-pintar, kalau pada kenyataan kelakukan capres tidak sesuai dengan yang di iklan, maka rakyat akan memberi hukuman dengan tidak memilihnya, biaya iklan yang mencapai milyaran rupiah tentu akan sia-sia,†tandasnya.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2934 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2012 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun