Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Polisi Temukan Sebutir Timah Panas
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Aksi perampokan di Jalan Veteran Denpasar, masih terus dilidik aparat kepolisian gabungan Poltabes Denpasar dan Polsek Dentim. Sebutir timah panas yang ditembakkan perampok ditemukan polisi di dalam mobil Inova DK 1714 C, milik korban, I Made Adi Kerisnaya (31) tinggal di Jalan Gatsu II/D2 nomor 10 Denpasar.
Penemuan sebutir timah panas itu dijelaskan Kasatreskrim Poltabes Denpasar Kompol Rendra Radita Dewayana SIK, di lokasi kejadian.
Menurutnya, peluru tersebut sudah dibawa ke labfor untuk dilakukan uji balistik. Tentunya, untuk jenis dan kaliber masih dicek.
Sudah ditemukan sebutir. Untuk peluru lainnya belum karena anggota masih melakukan penyelidikan di lapangan,jelasnya.
Berapa kali perampok menembak ? Kasatreskrim menjelaskan, hingga kini belum diketahui, karena buser Polsek Denbar (Marthin) yang melakukan pengejaran hingga melihat aksi penembakan masih diinterogasi. “Kalau gak ada anggota (buser) sudah pasti uang korban hilang,jelasnya.
Dalam keterangan korban, jelas Kompol Rendra, sempat terjadi pergumulan dengan seorang pelaku karena berusaha merebut tas yang berisi uang tunai Rp 75 juta, yang baru saja diambil dari Bank Lippo Jalan Thamrin.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2812 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1984 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun