Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Digigit Lipi, Satgas PDIP Bangli Tewas
BERITABALI.COM, BANGLI.
Nasib naas dialami I Ketut Nurita (40), satgas PDIP Bangli asal Banjar (Desa) Sulahan , Susut Bangli. Dia tewas setelah dipatuk lipi atau ular yang masuk halaman rumahnya.
Menurut keterangan sepupu korban , I Ketut Kileng yang ditemui di rumah duka mengungkapkan, kejadian itu berawal saat korban berusaha menangkap seekor ular yang masuk halaman rumah.
Sekitar pukul 09.00 wita saat itu sedang asyik makan. Korban terkejut dan langsung berhenti makan tatkala saudara perempuan korban berteriak ada ular di halaman rumah,. Jelas Kileng.
Tanpa mempertimbangkan resiko, korban langsung mengambil ular tersebut Ularnya tidak terlalu besar , warnanya putih dan hitam atau poleng ujar Kileng.
Tanpa diduga ular tersebut kemudian mematuk jari kiri korban tepatnya di jari tengah. Setelah digigit, selanjutnya korban langsung membuang ular poleng itu
Setelah digigit, korban bukannya berobat namun justru menonton TV. Tanda-tanda racun atau bisa ular mulai beraksi saat korban mulai merasakan pusing-pusing. Semakin lama kondisi korban semakin semakin memburuk
Mengetahui kondisi korban mulai lemas, akhirnya pihak keluarga melarikan korban ke RSU Bangli, tutur Kileng. Setelah melalui observasi oleh tim medis, akhirnya korban dirujuk ke RSU Sanglah Denpasar.
Setelah beberapa jam dirawat korban kemudian tewas.Hasil diagnosa dokter korban meninggal karena keracunan oleh bisa ular sampai ke bagian saraf ungkap Kileng.
Reporter: bbn/gus
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan