Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Haryanto Sikat Aneka Perhiasan Perak
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Seorang pria asal Canggu Badung ditangkap jajaran kepolisian Polsek Sukawati karena mencuri aneka perhiasan perak di sebuah art shop. Dalam aksinya, pelaku berpura-pura berbelanja perhiasan perak bersama keluarganya. Kasus pencurian ini terungkap saat pelaku yang bernama Haryanto diperiksa di Mapolsek Sukawati, Gianyar, hari ini.
Kapolsek Sukawati, AKP Bima Viyasa seijin Kapolres Gianyar mengungkapkan, pelaku tertangkap tangan saat mencuri di Art Shop Alam Bali, Batuyang, Sukawati, Senin (5/1). Di art shop (toko barang seni) milik Iptnu Sundoro ini, pelaku bersama keluarga berpura-pura belanja. Begitu pedagang lengah, pelaku menyikat aneka perhiasan perak dengan cara dimasukkan ke dalam tas.
“ Pelaku sudah 16 kali menjalankan aksinya di tempat ini, kebetulan Senin kemarin pelaku datang lagi. Merasa curiga, pemilik art shop melaporkannnya ke Mapolsek Sukawati. Jajaran kami turun dan pelaku ketangkap tangan melakukan pencurian, “ jelasnya. Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti 37 cincin perak, 2 gelang perak, 4 bungkus penden, 1 bungkus kalung perak.
Selain perak, jajaran kepolisian juga mengamankan barang yang dibeli dari hasil curian diantaranya Honda Vario bernopol DK 8826 FM serta sebuah dispenser. “ Kini pelaku diamankan di Mapolsek untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Diduga ada penadah Bule asal Perancis yang terlibat, “ ungkapnya.(art)
Reporter: bbn/art
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan