Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pengerajin Genteng Kena Imbas Krisis Global
Pejaten
BERITABALI.COM, TABANAN.
Pengerajin Genteng Kena Imbas Krisis Global Musim hujan biasanya menjadi berkah bagi pengerajin genteng di Desa Pejaten, Kecamatan Kediri, Tabanan. Namun musim hujan di awal tahun ini ternyata tidak mampu menaikan harga genteng. Malahan harga genteng yang biasanya merangkak naik di musim hujan, kini harganya merosot. Menurut Pan Dian, salah satu pengerajin genteng Pejaten, Kamis (15/1) merosotnya harga genteng yang awalnya Rp 950/biji kini menjadi Rp 850/biji ini disebabkan karena krisis global yang melanda dunia sejak akhir tahun 2008 silam.
"biasanya musim hujan seperti sekarang, harga genteng naik karena banyak permintaan, namun musim hujan seperti sekarang ini sepi pembeli, harga genteng pun turun,"jelasnya. Ia pun mengatakan kalau merosostnya harga genteng karena imbas dari krisis global dampaknya baru dirasakanya. Untuk menutupi biaya produksi, dirinya pun tidak menyetok genteng dalam jumlah besar, karena menurut prediksinya permintaan genteng masih minim.
Selain harga genteng yang turun, krisis global juga mengakibatkan harga lobster juga mengalami penurunan. Seperti yang dikatakan I Nengah Ganti (50) nelayan asal Banjar Batulumbang, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg. Ia mengakatan kalau sebelumnya harga lobster per kilonya mencapai Rp 250 ribu, sejak krisis global turun menjadi Rp 200 ribu per kilogram. Ia yang menjadi nelayan sudah turun menurun itu, mengakatan hasil tangkapan nelayan di Batu Lumbang dibeli pengepul yang menjualnya ke Denpasar dan Badung.
"wisatawan sedang sepi juga menjadi penyebab merosotnya harga lobster ini, karena kebanyakan lobster asal Tabanan dibeli sejumlah restoran besar di Bali,"jelasnya.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan