Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Caleg Bandel Pasang Atribut Kampanye
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Belum genap seminggu yang lalu, berbagai atribut kampanye ditertibkan oleh Tim Penertiban yang beranggotakan Panwaslu, KPUD serta Satpol PP Jembrana, caleg dan partai yang akan bertarung dalam Pileg 2009 mendatang kembali membuat ulah. Mereka sepertinya main kucing-kucingan dengan Tim Penertiban. Sekarang dicabut, kemudian dipasang lagi ditempat terlarang pemasangan atribut kampanye.
Kejadian tersebut membuat Tim Penertiban bekerja ekstra keras untuk menertibkan kembali. Tim Penertiban kembali turun ke jalan untuk mencabut baliho-baliho tersebut. Kebanyakan atribut yang diturunkan lantaran caleg-caleg membandel dengan memasang atribut pada badan jalan dan fasilitas umum misalnya tiang listrik, tiang telepon dan pohon-pohon perindangan yang ada di pinggir jalan protokol Denpasar-Gilimanuk.
Kejadian ini terekam saat Tim Penertibang melakukan operasi di sepanjang jalan protokol Kecamatan Mendoyo dan seputar kota Negara. Puluhan baliho berukuran besar, spanduk dan banner caleg partai maupun caleg DPD dibabat Satpol PP untuk selanjutnya diamankan sebagai barang bukti laporan di kantor Panwaslu Jembrana. Selain itu, Tim juga mengamankan sejumlah baliho caleg parpol dan DPD yang sudah rusak alias buram dan sobek-sobek.
Ketua Panwaslu Jembrana, I Wayan Wasa, Kamis (5/2) mengatakan penertiban atribut kampanye sudah menjadi tugas dan tanggungjawabnya bersama Tim. Meskipun oleh beberapa caleg dirinya diajak main kucing-kucingan, pihaknya akan terus melakukan penertiban.
"Kesan kucing-kucingan tersebut kami anggap sebagai bagian dari tugas kami yang," katanya. Namun, lanjut Wasa, sanksi terberat yang bisa dijatuhkan pihaknya kepada caleg yang membandel hanya sebatas mengeksekusi atributnya yang salah pasang, kecuali ada perusakan yang disengaja terhadap atribut kampanye tersebut. "Tindakan itu sudah masuk ranah pidana dan sudah ada hukum yang mengaturnya," tandas Wasa. Sedangkan mengenai sanksi administrasi, imbuh Wasa, kewenangannya ada pada KPUD Jembrana.
Sementara itu Kasi Pemeliharaan Ketentraman dan Ketertiban Umum, IB. Brahmantara seijin Kakan Pol.PP Kesbang dan Linmas. Jembrana, Gde Putu Sugiana, Kamis (5/2) mengatakan pihaknya bersama Tim akan terus melakukan penertiban jika masih ada yang melanggar kesepakatan yang telah dibuat. "Kita bisa lakukan penertiban kapan saja tanpa pemberitahuan sebelumnya karena itu sudah menjadi kesepakatan masing-masing parpol," pungkasnya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan