Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Freon dan AC Sumbang Kerusakan Lingkungan
Tanah Lot
BERITABALI.COM, TABANAN.
Menteri Lingkunga Hidup Rachmat Witoelar menyatakan kerusakan lingkungan disebabkan berbagai hal. Salah satunya penggunaan Freon dan AC (Air Conditioner) juga sebagai penyebab rusaknya lingkungan.
Hal itu diungkapkan Rachmat Witoelar sesaat setelah melangsungkan penanaman pohon di Pelataran Pura Pakendungan, Tanah Lot, Kediri, Tabanan, Jumat (13/2) siang tadi. Witoelar menyatakan ke depan penggunaan Freon dan AC akan dilarang demi kelangsungan generasi penerus bangsa.
"karena sebagai salah satu penyumbang kerusakan lingkungan maka, freon dan AC kedepan kita larang," jelasnya singkat. Terkait aksi penghijauan, Witoelar mengajak seluruh komponen bangsa agar peduli dengan upaya penghijauan dengan menanam pohon. Karena manfaatnya sangat banyak sekali, terutama untuk mecegah terjadinya bencana alam. Khusus di kawasan pantai, pihaknya mengajak masyarakat juga melakukan penghijauan dengan menanam pohon bakau.
Pada kesempatan itu Witoelar menanam pohon cemara di areal Pura Pekendungan. Ia pun berharap pohon yang ditanamnya itu dapat tumbuh dan bermanfaat bagi semua pihak. Aksi penghijauan yang digelar dalam rangka HUT Gapensi ke-50 itu juga disaksikan Bupati Tabanan yang diwakili Sekda, pejabat propinsi Bali, seluruh DPC Gapensi Kabupaten/Kota se-Bali.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan