Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Hasil Uang “Haramâ€, Berencana Dirikan Swalayan
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
KKMInilah pengakuan dua tersangka, mantan Direktur Koperasi Karangasem Membangun (KKM), I Gede Putu Kertia dan Wijanegara (Manajer Ops KKM). Bila sukses ‘merampas’ uang rakyat, keduanya sepakat, akan mendirikan Swalayan di Karangasem.
Dalam pertemuan dengan Kapolda Bali Irjen Pol. T. Ashikin Husein, Selasa (24/02), dua tersangka mengatakan, ide untuk mencetuskan program bergulir KKM, adalah ide sendiri. Tidak ada orang ketiga. Namun demikian, tujuan mereka mendirikan KKM, adalah untuk mengembangkan usaha perdagangan, dalam bentuk swalayan.
“Tujuan kami untuk menghimpun dana. Kalau sudah terkumpul, akan dikembangkan ke usaha perdagangan mendirikan swalayan,†beber Wijanegara, Selasa (24/02), dihadapan wartawan dan pejabat Polda Bali.
Mereka mengakui, dengan kejadian ini, apalagi kasusnya sudah diungkap polisi, mereka tak akan bisa mengumpulkan uang ratusan juta, sebagai bentuk tanggung-jawab pengembalian uang para nasabah. Karena mereka tidak menanam saham di KKM.
Namun Kertia menolak anggapan, mereka akan kabur, setelah tidak mampu membayar para nasabah dalam urutan terbawah. “ Tidak ada pikiran kami untuk kabur,â€katanya mengelak. Hanya saja pada saat ditanya, ketika nasabah baru tidak ada, apakah mereka sanggup membayar uang para nasabah yang berada paling urutan terbawah ? Ditanya demikian, keduanya pangling alias tidak bisa menjawab.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan