Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
2,6 Ton Mitan Illegal Ditemukan
Tamblang
BERITABALI.COM, BULELENG.
penimbunan mitan2,6 ton minyak tanah (mitan) bersubsidi, ditemukan Satreskrim Polres Buleleng di Dusun Kelod Kauh, Desa Tamblang Kecamatan Kubutambahan. Diduga, mitan tersebut sengaja ditimbun lantaran tidak ada ijin atau dokumen.
Minyak tanah yang disimpan oleh Made Hadita alias Cedok (34) warga Dusun Kelod Kauh, Desa Tamblang, tersebut tidak dilengkapi dokuman yang saah.
Sat Reskrim Polres Buleleng kemudian mengamankan 2,6 ton mitan itu tersebut karena terindikasi adanya sebuah permainan untuk mengeruk keuntungan atas mitan bersubsidi tersebut.
“Pengungkapan mitan ilegal ini berawal dari laporan masyarakat dan kondisi peredaran mitan dimasyarakat yang tidak lancar. Setelah dilakukan penyelidikan akhirnya diketahui ada indikasi penimbunan mitan bersubsidi di Desa Tamblang oleh pelaku,” ungkap Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP. Ambariyadi Wijaya.
Dalam penggerebekan yang dilakukan polisi di lokasi penimbunan, satu truk tangki, 13 drum tempat mitan, dan satu buah pompa sedot minyak tanah berhasil diamankan.
Tersangka Made Hadita alias Cedok bersama barang bukti diamankan.
” Sudah jelas ini pelanggaran yang dilakukan pelaku, bahkan barang bukti yang kita temukan lengkap,” papar Ambariyadi Wijaya.
Atas perbuatannya, tersangka Hadita alias Cedok dijerat dengan pasal 63 huruf (d) UU.RI No. 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas dengan ancaman hukuman selama-lamanya tiga tahun penjara dan denda sebanyak-banyaknya Rp. 10 miliar rupiah.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan