Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Tabrakan, Pendarahan di Perut, Turis Swiss Tewas
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
http://beritabali.com/tag/turis-tewasSeorang turis warga Negara Swiss, Gouriten (30), yang tinggal sementara di vila Pagan Padang Inn, Kuta Selatan, tewas mengenaskan. Korban tewas mengalami pendarahan di perut, setelah tabrakan di Jalan Labuan Said, depan vila Laut Pecatu.
Kasat Lantas Poltabes Denpasar, Kompol Waluyo mengatakan, kejadian bermula saat Gouriten melintas dari arah utara menuju ke selatan menggunakan sepeda motor dengan nopol DK 2015 FP.
Dalam kecepatan tinggi, setelah tiba dilokasi, Gouriten terlalu mengambil haluan terlalu kekanan. Nah, disaat yang bersamaan, I Made Putra Jaya (32), warga Tempekan Pegangiri Sari, Pecatu, melaju kencang dari arah yang berlawanan. Dia mengendarai sepeda motor dengan Nopol DK 8081 EJ
Namun, karena jarak sepeda motor terlalu dekat, sepeda Gouriten ahirnya tidak bisa menguasai kendaraannya dan langsung menghantam sepeda motor milik Putra.
Akibatnya, Bouriten mengalami cedera pendarahan hebat dibagian perut. Beruntung, Made Putra Jaya selamat.
“Korban (Bouriten) meninggal saat dalam perjalanan ke RSU Kasih Ibu. Dari penyelidikan, korban kurang hati-hati mengendarai motor, sehingga kecelakaan,” sebut Kompol Waluyo. (Spy)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2605 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2260 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan